santunan lagiPangkalan Kuras (SegmenNews.com)- Suasana duka masih terlihat, ketika tenda masih berdiri dan kursi plastik tersusun di depan rumah Neli (31) istri dari Paiman (31) di desa Balam Merah, kecamatan Pangkalan Kuras, Selasa (30/12) siang lalu.

Setelah sehari sebelumnya dilakukan prosesi pemakaman Paiman yang sehari-hari bekerja tukang pikat burung tewas diseruduk sepeda motor Satria FU saat pulang ke rumahnya di  Jalan Lintas Bono, Km 12, desa Balam Merah, kecamatan Bunut, kabupaten Pelalawan, Minggu (28/12) sekitar pukul 22.00 WIB.

Untuk mengurangi bebas bagi istri dan satu orang anaknya yang masih balita ditinggal, PT Jasa Raharja unit Sorek, yang mendapatkan amanah memberikan santunan kepada korban kecelakaan, memberikan kemudahan dengan melakukan jemput bola mendatangi ahli waris.

“Demi mempermudah dan mempercepat prosesnya klaim asuransinya. Kita datang ke rumah keluarga, Karena mereka tidak sempat datang ke kantor mengurus masih berduka,” ujar Kepala Unit PT Jasa Raharja Sorek, Teguh Iman Saputra.

Hingga proses penyerahan disaksikan pihak keluarga diserahkan dibawah tendan depan rumah, berkas administrasi santuan diserahkan. Setelah dana santunan sebesar Rp25 juta telah ditransper melalui rekening istri korban selaku ahli waris tukang  pikat burung tewas ditabrak itu.

“Terima kasih atas bantuan Jasa Raharja, semoga ini dapat membantu biaya membesarkan anak ku,” ucap Neli saat menyerima santunan musibah kecelakaan yang menimpa suaminya tersebut.

Namun ditambahkan  Teguh, cepatnya proses pembayaran santunan kecelakaan dengan sistem jemput bola, tapi juga tidak terlepas dari kerjasama dan koordinasi yang baik dengan Unit Lakalantas Polres Pelalawan yang memberikan data dan informasi terhadap adanya kecelakaan yang terjadi khusunya di daerah Kecamatan Pangkalan Kuras, Pangkalan Lesung dan Ukui.***(fin)