Pasar Cikpuan Pekanbaru
Pasar Cikpuan Pekanbaru

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Walaupun sudah menghabiskan anggaran APBD Pekanbaru sebanyak Rp 30 miliar, namun hingga saat ini Nasib Pasar Cik Puan Jalan Nangka masih terkatung katung karena tidak ada kejelasan kelanjutan pembangunan.

Pasar dua tingkat yang dibangun sejak dua tahun lalu, saat ini hanya menjadi tempat parkir kendaraan pengunjung yang akan kepasar cik puan lama. Bahkan bangunan terbengkalai tersebut terkesan mubazir.

Melihat kondisi tersebut, Anggota Komisi A DPRD Riau, Taufik Arrahman akan memanggil Pemerintah Provinsi Riau untuk menjelaskan status kepemilikan aset dan pengelolaan pasar tersebut.

“Memang kita belum sampai kesana (Pemanggilan pemprov) untuk menjelaskan status aset tanah dan bangunan Pasar Cik puan. Sebab kita kan baru menjabat sebagai anggota DPRD,” kata Taufik, Jumat (9/1/12).

Berdasarkan informasi yang diterimanya, belum ada keputusan Pemprov untuk menghibahkan tanah tersebut kepada Pemko Pekanbaru. Berpikir secara logika, jika tanah tersebut sudah dihibahkan, pasti Pemko akan bertanggung jawab penuh atas amanah itu.

Supaya pembangunan tidak terbengkalai dan bisa bermanfaat bagi orang banyak, maka DPRD Riau akan memfasilitasi dengar pendapat (hearing) antara Pemprov Riau dengan Pemko pekanbaru.

Disana akan didudukkan secara jelas, siapa yang bertanggung jawab atas pengelolaan tanah bangunan Pasar Cikpuan itu. Dengan ada kejelasan ini, maka sudah ada orang yang bertanggungjawab, sebagai pengelola dan pengawasnya.

“Permasalahan ini harus kita dudukkan bersama. Sehingga dapat diketahui secara jelas, apakah tanah itu dihibahkan atau tidak. Setelah itu dicari lagi apa langkah terbaik kedepan untuk aset,” jelas taufik.***(ran)