Tim SegmenNews.com memantau tumpukan tanah timbun jalan pendamaran I di Rokan Hilir
Tim SegmenNews.com memantau tumpukan tanah timbun jalan pendamaran I di Rokan Hilir

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Sejumlah proyek Dinas PU Riau Bidang Bina Marga Tahun Anggaran 2014, tidak tuntas hingga tahun anggaran berakhir. Kejaksaan dan Polda Riau diminta segera mengusut proyek tersebut, karena diduga ada permainan pada proyek tersebut.

Proyek tak tuntas hingga tahun anggaran berakhir tersebut di antaranya, proyek peningkatan Jalan Pendamaran I dan II senilai
Rp7 miliar lebih dan pembangunan Jembatan Sungai Air Hitam senilai Rp4,9 miliar.

Pantauan tim SegmenNews.com di lapangan, hingga tanggal 7 Januari 2015, peningkatakan Jalan Pendamaran I dan II di Kabupaten Rokan Hilir belum tuntas. Tanah timbun untuk menimbun bahu jalan masih tertumpuk di sepanjang jalan. Tanah yang digunakan untuk bahu jalan ini merupakan tanah timbun biasa, bukan tanah berbatu seperti halnya proyek pada bahu jalan yang ada di Kabupaten Rokan Hilir.

Dari plang proyek diketahui, proyek ini dikerjakan oleh PT Daya Bersama dengan nilai kontrak Rp7,085 miliar. Kontrak dimulai tanggal 20 Oktober 2014 dengan masa pelaksanaan selama 54 hari kalender. Dengan demikian, kontrak seharusnya berakhir sekitar tanggal 14 Desember 2014.

Atas ketidak tuntasan proyek tersebut, Direktur Eksekutif Indonesian Monitoring Development, R Adnan, kepada wartawan mengatakan, untuk bahu jalan pada proyek peningkatan jalanumumnya dilakukan base, bukan tanah timbun biasa. Namun apakah ini berlaku pada peningkatan Jembatan Pendamaran I dan II perlu dilihat lagi bestek pada proyek tersebut.

Ketua Umum Forum Intelektual Muda Pemerhati Pembangunan Riau (FIMPPRI), Misrawansyah, meminta Kejaksaan Tinggi Riau dan Polda Riau melakukan pengusutan.

“Institusi penegak hukum di Riau harus segera melakukan pengusutan, apa sebenarnya penyebab tidak tuntasnya pekerjaan itu, apakah ada unsur kesengajaan atau kong kalikong antara kontraktor dan pihak pemerintah (Dinas PU Riau),” ujarnya.

Kepala Dinas PU Riau Syaiful Buchori, yang dicoba dikonfirmasi melalalui selulernya, dinomor 081266419xxx tidak aktif.***(hasran)