Kepala Balai Karantina Pertanian Wilayah Selatpanjang, drh Andry Pandu Latansa sedang cek telor
Kepala Balai Karantina Pertanian Wilayah Selatpanjang, drh Andry Pandu Latansa sedang cek telor

Selatpanjang (SegmenNews.com)- Belum lama diinformasikan bahwa buah-buahan apel produksi Amerika Serikat berbahaya, kini giliran telur ayam asal negara tetangga Malaysia juga dikabarkan berbahaya. Pasalnya telur tersebut tidak memenuhi persyaratan sanitasi dan kesehatan.

Demikian disampaikan Kepala Balai Karantina Pertanian Wilayah Selatpanjang, drh Andry Pandu Latansa kepada wartawan, Jum’at (30/1). Kata Andry, Ia mendapat instruksi dari atasan agar melakukan pengecekan terhadap telur ayam yang didatangkan dari malaysia. Sebab telur ayam tersebut dianggap berbahaya dikarean tidak memenuhi persyaratan sanitasi dan kesehatan sehingga dapat membahayakan manusia jika dikonsumsi.

“Kita telah melakukan pemeriksaan terhadap telur (produk bahan asal hewan) yang didatangkan dari Tanjung Balai, Asahan Sumut ke Kabupaten Kepulauan Meranti,” kata Andry.

Adapun maksud pengecekan itu, lanjut Andry, guna menghindari rembesan telur yang didatangkan dari Malaysia. Telur-telur yang tidak memenuhi persyaratan sanitasi dan kesehatan sehingga dapat membahayakan kesehatan jika dikonsumsi itu memiliki ciri-ciri seperti ukurannya lebih kecil dari telur ayam ras pada umumnya. Bentuk packing juga berbeda dengan telur-telur yang berasal dari farm (pertanian) lokal.

“Telur-telur itu telah sampai ke pulau Jawa. Untuk itu, antisipasi masuknya dari daerah kita (karena kepulauan, red) makanya dilakukan pengecekan yang maksimal. Sejauh ini belum ditemukan adanya telur ayam dari Malaysia itu beredar (masuk) dari Kepulauan Meranti,” ujar Andry.***(ur/rn)