Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT menyampaikan informasi tentang kebutuhan lapangan kerja  di  Pekanbaru  kepada para pimpinan PT  IKP, Selasa (3/1) di ruang hijau PT IKPP Perawang.(foto Humas)
Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT menyampaikan informasi tentang kebutuhan lapangan kerja di Pekanbaru kepada para pimpinan PT IKP, Selasa (3/1) di ruang hijau PT IKPP Perawang.(foto Humas)

Perawang (SegmenNews.com)- Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT berupaya membuat terobosan dalam mengatasi pengangguran yang tiap tahun bertambah se-iring dengan semakin banyaknya generasi muda Pekanbaru yang lulus dari pendidikan menengah atas maupun perguruan tinggi.

Salah satu langkah yang diambil oleh Walikota adalah dengan memprogramkan pendidikan yang berorientasi kepada lulusan pendidikan menjadi tenaga kerja siap pakai dan terampil, karenanya Walikota mencoba membangun komunikasi dengan para pelaku usaha yang ada di Riau pada umumnya dan Pekanbaru pada khususnya.

Seperti halnya, Selasa (3/2/15) walikota yang juga didampingi Kadis Pendidikan Zulfadhil, Kadis Tenaga kerja Jhon Sarikun, tokoh masyarakat Suradi Paijan, serta sejumlah pejabat Pemko lainnya dan insan pers, melakukan pertemuan dengan pimpinan PT IKPP di Perawang Siak Sri Indrapura yang diterima oleh Hasanuddin the Senior Direktur IKPP, Hendrik Halim Direktur HRM, Yasin Tandino Adm Divisi, serta sejumlah pimpinan dan manager PT IKPP lainnya .

Dalam pertemuan itu Walikota mengajak PT IKPP untuk juga membuka peluang serta kesempatan bagi para generasi muda yang ada di Pekanbaru yang jumlah pencari kerja tiap tahunnya terus meningkat. Bahkan Walikota juga menawarkan kerjasama dalam hal pengelolaan pendidikan yang menyediakan lulusan yang siap pakai dan terampil sesuai dengan kebutuhan lapangan pekerjaan yang ada di PT IKPP itu sendiri.

“Untuk membuka peluang dan kesempatan kerja kepada para generasi muda, maka kita mencoba menginventarisir kebutuhan lapangangan yang ada baik lokasl, nasional maupun internasional, yang sekaligus kita ingin tahu jurusan apa yang diperlukan dalam memenuhi kebutuhan peluangan pekerjaan yang ada, sehingga dunia pendidikan bisa menyiapkan lulusan yang siap pakai dan terampil,’’ ulas Walikota.

Menanggapi hal itu Hasanuddin The Senior Directur IKPP menyebutkan bahwa kebutuhan lapangan pekerjaan yang ada di IKPP berlaku umum , bahkan saat ini menurut Hasanuddin dari 11 ribu karyawan yang ada di PT IKPP sebanyak 70 persen hanyalah tamatan SMA, dan sekitar 30 persen lagi dari sarjana dengan disiplin ilmu yang beragam.

“Tidak ada yang khusus sebenarnya yang kita tentukan di perusahaan ini, tetapi karyawan yang kita terima memang sebagain besar adalah anak-anak lulusan sekolah yang selanjutnya kita latih, kita bina, dan kita seleksi, yang lulus kita terima bekerja. Jadi kita tidak mengelola jenjang pendidikan, yang ada adalah menyediakan pelatihan atau diklat sesuai denga bidang yang kita perlukan,’’ ujar Hasanuddin.

Selanjutnya Walikota dan para pimpinan IKPP sepakat untuk selalu sharring informasi tentang kebutuhan lapangan kerja yang ada di lingkungan perusahaan yang disinergikan dengan jurasan yang ada di sekolah-sekolah kejuruan yang ada di Pekanbaru.

Dalam kesempatan itu, Walikota dan pimpinan IKPP membicarakan tengan ekslarasi peningkatan sumber energy listrik di Pekanbaru dari sumber lainnya, gas maupun pengolahan sampah. Dan juga dilanjutkan dengan peninjauan aktfitas pabrik bubur kertas tersebut.***(chir)