Ilustrasi
Ilustrasi

Bandar Seikijang (SegmenNews.com)– Gara-gara istri meminta uang membeli nasi uduk, seorang suami mengamuk hingga istrinya jadi bulan-bulanan emosi. Peristiwa itu dialami oleh seorang ibu rumah tangga berinisial Nv (30) warga Jalan Lintas Timur, desa Simpang Beringin, kecamatan Bandar Sekijang.

Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga SIK MH melalui Kapolsek Bandar Sekijang AKP Ardinal Efendi SH MH MM, didampingi Kanit Reskrim Ipda Nazaruddin SE, Rabu (4/2/15) membenarkan adanya laporan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut.

Akibatnya peristiwa KDRT yang terjadi, Senin (2/2/15) sekitar pukul 19:00 WIB malam itu, korban mengalami memar diwajah dan kepala benjol,

“Laporanya telah kita terima, ketika pelaku yang merupakan suami korban akan di tangkap sudah kabur dan kini sedang diselidiki keberadaanya,” ujarnya.

Namun peristiwa KDRT terjadi dijelaskan Kanit Reskrim, korban lagi di rumah bersama suaminya lagi duduk santai. Kemudian korban, meminta uang

untuk membeli nasi uduk. Tapi sang suami tidak memberi, lalu korban berkata. ‘Abang kalo ada apa-apa sama adek, tapi duit gak mau dikasih tapi orang lain abang kasih’

Tetapi perkataan sang istri, membuat Ar jadi emosi, gelas kopi di depan langsung dibanting. Tidak sampai disitu wajah istrinya langsung di tampar, sambil mencekik lehernya sambil mengancam, Kubunuh kau nanti!. Dengan kondisi merintih kesakitan korban berusaha membela diri.

Menyadari istrinya berusaha melawan, pelaku menghajar istrinya, bukan saja begem mentah dilayangkan, tapi tendangan mendarat ke tubuh wanita berkulit kuning langsang tersebut. Mendegar ada suara gaduh, Amailani segera datang dan dilihat korban menangis di hajar suaminya.

Kemudian Amailani memisahkan perkelahian pasangan suami istri (Pasutri), dan menyelamatkan Nv dari aksi bulan-bulanan suaminya tersebut. Setelah berhasil dipisahkan korban yang mengalami luka dan bengkak dibagian pipi, serta kepala membengkak.

Tidak terima perlakuan suaminya itu akhirnya mendatangi Polsek Bandar Sekijang. Usai korban diterima laporan dan dibawa visum ke Puskesmas, tim Opsnal Sat Reskrim Polsek Bandar Sekijang menjemput pelaku di rumahnya. Tapi rupanya sudah kabur, setelah mengetahui istrinya membuat pengaduan di polisi.***(fin)