Ninik Mamak XIII Koto Kampar, H Donal Altin Datuk Majokayo bersama mantan anggota DPRD Kampar, H Eka Demi Yusra
Ninik Mamak XIII Koto Kampar, H Donal Altin Datuk Majokayo bersama mantan anggota DPRD Kampar, H Eka Demi Yusra

Bangkinang (SegmenNews.com)- Tokoh masyarakat Ninik Mamak XIII Koto Kampar, H Donal Altin Datuk Majokayo menilai Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) kabupaten Kampar ke-65 jatuh pada tanggal (6/2/2015) hanya untuk kalangan pejabat.

Menurutnya, perayaan tersebut tidak melibatkan masyarakat, padahal uang rakyat dihabiskan hingga ratusan juta untuk perayaan tersebut. Pemerintah menggelar acara makan bajambau di balai adat. Namun yang datang hanya pejabat dan kalangan PNS saja. Sementara masyarakat segan untuk datang ke balai adat.

HUT kampar juga tak terlihat ada perayaan HUT Kabupaten, karena tidak ada umbul-umbul HUT Kampar yang di pasang di jalan-jalan dan perumahan masyarakat.

“Pesta HUT Kampar bukan ulang tahun Kampar, melainkan pesta ulang tahun pejabat. Sebab tidak ada masyarakat yang dilibatkan dan merayakannya yang merayakan hanya pejabat. Uang rakyat habis ratusan juta,” cetusnya kepada SegmanNews.com.

Dia mengusulkan Pemerintah berperan aktif menghimbau masyarakat memasang umbul-umbul HUT Kampar dan melaksnakan kegiatan kemasyarakatan seperti menampilkan adat dan tradisi masyarakat Kampar.

“Tidak ada tanda tanda ulang tahun di tengah masyarakat Kampar. Apa salahnya masyarakat dihimbau untuk memasang Umbul umbul di setiap rumah dan ruko ruko, kalau ini di pasang akan terlihat meriah masyarakat kampar mengetahui, kedepan perobahan ini sangat saya hartapkan,” sarannya.

Apa yang di sampaikan ninik mamak XIII Koto Kampar ini, di benarkan oleh salah seorang mantan anggota DPRD Kampar, H Eka Demi Yusra bahwa ulang tahun Kampar hanyalah ulang tahun kalangan pejabat saja.***(Amy)