Pekanbaru (SegmenNews.com)- Perekonomian Riau tahun 2014 tumbuh sebesar 2,62 persen. Pertumbuhan terjadi hampir diseluruh lapangan usaha. Sementara jasa perusahaan merupakan lapangan yang pertumbuhan tertinggi sebesar 12,84 persen, diikuti oleh jasa lainnya sebesar 11,14 persen dan konstruksi 8,46 persen.

Struktur perekonomian Riau menurut lapangan usaha tahun 2014 masih didominasi oleh tiga lapangan usaha utama. Yakni pertambangan dan penggalian sebesar 39,51 persen. Industri pengolahan sebesar 20,87 persen dan pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 19,68 persen.

“Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Riau tahun lalu, industri pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,50 persen. Diikuti Pertanian, kehutanan, perikanan sebesar 1,49 persen dan konstruksi 0,58 persen,” kata Kepala BPS Riau Mawardi Arsyad di kantor BPS Riau, Kamis (5/2/15).

Sementara, berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), pertumbuhan ekonomi Riau berada diurutan ke 8 dari 9 Provinsi di Pulau Sumatera. Sementara urutan pertama terjadi di Provinsi Jambi sebesar 7,93 persen.

Diikuti Provinsi Kepualauan Riau sebesar 7,32 persen dan Sumatera Barat sebesar 5,85 persen. Sementara laju pertumbuhan ekonomi paling rendah terjadi di Provinsi Aceh sebesar 1,65 persen.

“Laju pertumbuhan PDBRB menurut lapangan usaha tahun dasar 2010 tahun 2014 yang 0.00 persen terjadi pada lapangan usaha, pengadaan listrik, gas, pengadaan air, pengolahan sampah, limbah dan daur ulang serta jasa perusahaan. Sementara pertumbuhan paling baik terjadi pada pertanian, kehutanan dan perikanan,” jelas Mawardi.***(alind)