HM Harris
HM Harris

Pangkalan Kuras (SegmenNews.com)- Bupati Pelalawan, HM Harris memerintahkan kepada aparatur Kecamatan hingga Desa agar mensosialisasikan Surat Edaran (SE) Bupati terkait pengantisipasian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) no 660/BLH/2015/12 tanggal 20 Januari.

“Camat, lurah, kepala desa agar mensosialisasikan surat edaran tersebut. Jika masih juga di temukan pembukaan hutan dan lahan maka dapat dikenakan sanksi pidana,” tegas Bupati saat apel siaga api Karhutla baru-baru ini.

Disampaikannya, bahwa pencegahan Karhutla merupakan sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap lingkungan hidup. Sebab sumber daya alam berupa hutan dan lahan merupakan anugerah yang disediakan ALLAH SWT, untuk kelangsung hidup makhluknya termasuk didalamnya manusia.

Funsi hutan sangat beragam, antara lain fungsi ekologis ,ekonomis, sosial maupun budaya sementara itu, bila pengaturan dan pemanfaatan hutan dan lahan tidak didasarkan pada perencanaan yang matang, maka akan terjadi pemafaatan sumber daya alam hutan dan lahan yang tidak memenuhi kaeda alam dan ekologi yang tepat.

Kondisi hutan dan lahan Kabupaten Pelalawan. Merupakan tanggung jawab lapisan masyarakat. Di lapangan masih banyak pelaku masyarakat dan dunia usaha yang ternyata berdampak negatif, terhadap pelestarian hutan dan lahan.

Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Hasidungan Sinaga Sik.MHum mengatakan masalah kebakaran hutan dan lahan merupakan  hal yang penting untuk ditindak lanjuti. Untuk suksesnya tindak lanjut dilapangan di perlukan partisipasi masyarakat luar untuk medukung dan memberikan laporan untuk ditindak lanjuti.

“Iya, kita konsen memperhatikan masalah karhutla ini, sebagai jajaran penengak hukum, maka jajaran Polres Pelalawan  menyatakan siap menengakkan hukum serta mengeksekusi setiap orang dan siapa saja yang sengaja atau dengan alasan lain  membakar hutan dan lain,”ungkapnya

Sementara Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Setdakab Pelalawan Syamsul Anwar SH MH saat dikompirmasi mengenai apel siaga api mengatakan pada prinsipnya apel siaga api lebih dititik beratkan pada bagaimana  pencegahan dini supaya masalah karhutla dapat diatasi sedini mungkin. Dan salah satu upaya BLH untuk kegiatan tersebut adalah dengan melibatkan pihak perusahaan swasta untuk ikut komit dalam menangani masalah Karhutla ini.

Dikatakannya, apel siaga api ini sendiri merupakan inisiatif PT Arara Abadi yang memiliki areal kerja di Kabupaten Pelalawan semisal di Kecamatan Pangkalan Kuras, Bunut, Kuala Kampar, Teluk Meranti dan Kerumutan.

“Kita harap pelaksanaan ini bukan hanya apel belaka, tapi lebih pada aksi dalam menangani Karhutla,”ujarnya seraya melanjutkan, penanganan karhutla dapat berbasis masyarakat beserta perusahaan. Jadi, Apel siaga api ini merupakan komitmen antara perusahaan dan masyarakat dalam menangani Karhutla.

lanjutnya, Pelalawan merupakan pilot project dalam penanganan Karhutla Nasional. Untuk itu, pada 16 Februari mendatang Mentri Lingkungan Hidup akan melakukan kunjungan kerja ke Propinsi Riau dan juga Kabupaten Pelalawan. Sekaligus pencanangan aksi daerah dalam rangka pencegahan dan penanganan Karhutla, Dan pada tanggal (26/2), Presiden RI akan kembali melakukan kunjungan kerja dalam rangka tindak lanjut aksi daerah tersebut.

Menanggapi himbauan bupati Pelalawan terhadap masalah karhutla, Herwanshan Pablic Affiar Head PT Arara Abadi yang ikut berpartisipasi pada kegiatan apel siaga mengatakan, sejauh perusahaan PT Arara Abadi menyambut baik himbauan bupati tersebut. Perusahaan PT Arara Abadi, sediri telah siapkan personil pemadam kebakaran dan memasang CCTV yang bisa menagkap dan mendeteksi kebakaran api, dengan radius mencapai  15 kilo meter. CCTV tersebut tersebar distrik areal operasional  PT Rara Abadi.  Sementara disisi lain personil kebakaran dari Perusahaan terus melakukan patroli via darat sementara pantau, sementara dari udara perusahaan memiliki 2 unit helikopter yang melakukan pematauan setiap hari.***(fin)