Walikota Pekanbaru H.Firdaus,ST.MT beserta kepala Bank Indonesia, kepala BRI, dan Bank Riau kepri panen raya bawang merah bersama kelompok tani kadiran Makmur Jaya di Kec.Tenayan Raya.
Walikota Pekanbaru H.Firdaus,ST.MT beserta kepala Bank Indonesia, kepala BRI, dan Bank Riau kepri panen raya bawang merah bersama kelompok tani kadiran Makmur Jaya di Kec.Tenayan Raya.

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Walikota Pekanbaru H.Firdaus,ST.MT melakukan panen raya bawang merah binaan Dinas Pertanian kota Pekanbaru bersama kelompok tani kadiran makmur jaya di jalan Pesantren kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Rabu ( 11/02/15) siang.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh deputi kementerian desa PDTT Ibu Diyah lestari andiyani, ketua komisi II  DPRD kota pekanbaru, Kepala dinas pertanian provinsi riau, kepala Dinas pertanian kota pekanbaru, kepala Bank Indonesia, kepala Bank Riau Kepri, kepala Bank BRI, Kapolsek Tenayan Raya, Camat Tenayan Raya beserta jajarannya, juga ketua yayasan kompak dan pengurusnya.

Kepala Dinas Pertanian kota Pekanbaru menyampaikan bahwa kelompok tani kadiran Makmur Jaya ini merupakan binaan dinas dalam pengembangan budidaya bawang merah dan budidaya holtikultura, dan dalam projek ini baru mengelola lahan seluas 7 hekter. Dari pantauan dinas pertanian melihat 1 kg bibit bawang merah bisa menghasilkan 10 kg bawang merah. Dan dalam 1 hekter dibutuhkan 4 orang untuk mengurus pertanian bawang merah ini. Dengan keuntungan yang sangat besar hingga tiga sampai empat juta rupiah perorang.

Walikota merasa sangat bergembira disaat kunjungan kerja pada budidaya bawang merah dan budidaya holtikultura yang sangat banyak dengan berbagai jenis tanaman seperti jagung, cabe rawit, jambu madu dan berbagai peternakan seperti sapi dan kambing.

Walikota H.Firdaus,ST.MT dan anggota DPRD KOTA PKU AIDIL AMRI Panen jambu madu di kebun Kelompok Kadiran makmur jaya kec.tenayan raya
Walikota H.Firdaus,ST.MT dan anggota DPRD KOTA PKU AIDIL AMRI Panen jambu madu di kebun Kelompok Kadiran makmur jaya kec.tenayan raya

Para petani ini telah mengikuti pelatihan P4S di kubang raya untuk menguasai berbagai teknik pertanian dan peternakan. Walikota pekanbaru menginginkan kota pekanbaru menjadi kota pintar yang mandiri, meskipun kota pemerintah kota pekanbaru juga mempunyai program swasembada pangan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat kota pekanbaru.
“Kota pekanbaru mempunyai modal manusia yang banyak, daerah yang luas, dan letak yang strategis maka kita menciptakan masyarakat kita bukan untuk petani melainkan untuk pengusaha dibidang pertanian,” tegas walikota.***(advertorial/chir)