Ketua Harian H Arianto
Ketua Harian H Arianto

Bengkalis (SegmenNews.com)– Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Bengkalis, mengagendakan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) untuk tingkat Kabupaten Bengkalis yang ke 40, pada minggu ketiga bulan Mei mendatang.

Hal ini direncanakan sesuai dari rapat antar pengurus LPTQ Kabupaten Bengkalis yang di pimpin langsung oleh Ketua Harian H Arianto, Rabu (11/2) sore kemarin.

“Dipercepatnya pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten pada tahun ini dimaksud untuk lebih mempersiapkan Bengkalis dalam menyaring para qori dan qoriah yang terbaik di seluruh kecamatan yang ada, agar nantinya para putra-putri kita yang berkompeten dapat memiliki banyak waktu dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi MTQ tingkat Provinsi,” jelas Arianto.

Kendati demikian, ia mengakui hal ini akan ada penilaian negatif yang timbul oleh berbagai kalangan atas dipercepatnya pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten yang diselenggarakan di Kecamatan Bengkalis itu. Terlebih tahun 2015 ini adalah tahun politik bagi kabupaten yang dijuluki Negeri Junjungan ini, karena masa kepemimpinan kepala daerah akan segera usai dan menyusul pelaksanaan Pilkada yang direncanakan pada Desember mendatang.

“Ya kecaman itu akan timbul. Tetapi saya menegaskan kepada masyarakat bahwa kegiatan MTQ ini tidak kita kait-kaitkan dengan kepentingan politik dari suatu pihak. Yang kita lakukan ini adalah berupaya untuk mempersiapkan qari dan qoriah kita lebih dini dalam menghadapi MTQ ditingkat Provinsi yang akan di selenggarakan di Kabupaten Siak. Itu saja,” tambah H Arianto.

Atas dasar itu, mau atau tidak LPTQ tentunya tetap dinilai seperti sedang memerankan pergerakan politik suatu kubu, kendatipun niat sebenarnya tidak bermaksud demikian. Namun pada intinya LPTQ Kabupaten Bengkalis hanya berupaya untuk lebih meningkatkan prestasi para qori dan qoriah Kabupaten Bengkalis dalam berbagai kegiatan MTQ yang merupakan salah satu alat mensiy’arkan Agama Islam.

“Yang jelas kita belajar dari pengalaman kita saat MTQ tingkat Provinsi pada 2014 lalu. Setelah kita evaluasi, maka timbul pandangan bahwa kita saat itu hanya memiliki waktu yang sedikit dalam menempa qori dan qoriah kita. Sehingga  belum mendapatkan prestasi yang sesuai dengan harapan kita bersama,” pungkas H Arianto yang juga merupakan Kadis Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bengkalis itu.***(advertorial)