mobil plat merahPekanbaru (SegmenNews.com)- Sejak dilantik September 2014 lalu, sampai sekarang sebagian Anggota DPRD Riau masih menggunakan mobil pribadi melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat. Untuk itu dewan mengharapkan uluran tangan Pemprov memberi Mobil Dinas (Mobnas).

Ketua Komisi C, Aherson mengaku mengeluh dengan tindakkan Pemprov. Karena mobil jatah dewan masih disimpan di gudang Biro Perlengkapan. Sementara Plt Gubri sudah menyetujui Mobnas dengan sistem pinjam pakai. Namun apa kendalanya belum diketahui secara pasti.

“Pemprov sungguh keterlaluan ‘banget’, karena belum juga mau meminjamkan Mobnas kepada dewan, padahal mobil itu ada. Kemudian, pinjam pakai Mobnas sudah diatur Permendagri,” kata Aherson, Kamis (12/2/15).

Aherson menjelaskan, untuk pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), seperti ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD, ketua fraksi, ketua komisi dan pimpinan AKD lain, sebanyak 20 orang mendapat Mobnas baru jenis Nissan Xtrail sebanyak 20 unit. Pembelian Mobnas sudah dianggarkan di APBDP 2014, kemudian mobil sudah dibeli dan disimpan di gudang Biro Perlengkapan Jalan Kopan, Pekanbaru.

Sekarang, anggota dewan yang belum dapat Mobnas, khususnya AKD menggunakan mobil pribadi untuk kunjungan ke Daerah Pemilihan (Dapil) masing masing. Sehingga kurang etis bagi pejabat yang memiliki Mobnas dalam bekerja, tetapi masih memakai mobil sendiri.

Ia akan mendesak Sekwan untuk segera melengkapi kekurangan administrasi pinjam pakai ke Pemprov, jika memang dibutuhkan. Sebab yang dipinjam hanya mobil, sedangkan biaya operasional termasuk kerusakkan tetap ditanggung oleh pihak pemakai.

Pada periode berikut, keteledoran seperti ini jangan sampai terjadi lagi. Sekwan harus sudah mempersiapkan Mobnas untuk dewan terpilih. Sehingga siap dilantik, mereka sudah bisa mendapatkan hak sebagai abdi negara.

“Diharapkan Sekwan DPRD Riau bisa berkoordinasi lebih intens dengan Pemprov Riau untuk menyelesaikan adminstrasi Mobdin itu. Pasalnya sudah terlalu lama sejak anggota dewan dilantik September tahun lalu, sampai sekarang belum mendapatkan kendaraan operasional dari Pemprov,” ujar Aherson.***(alind)