Bengkalis(SegmenNews.com)– Sebagaimana di daerah atau tempat lain, masyarakat Kabupaten Bengkalis yang berasal dari keturunan etnis Tionghoa, pada Kamis (19/2) lusa, juga akan merayakan  Tahun Baru Imlek 2566.

Untuk merayakan pergantian tahun tersebut, bukan hanya di Kota Bengkalis, di sejumlah pelosok desa yang terdapat masyarakat yang berasal dari keturunan etnis Tionghoa, berbagai persiapan sejak beberapa hari lalu sudah dilakukan. Misalnya pemasangan lampion warna merah di rumah-rumah.

Sehubungan dengan itu, Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh mengajak warganya yang merayakannya Tahun Baru Imlek 2566 untuk tidak merayakan pergantiaan tahun baru tersebut secara berlebihan.

Karena makna pergantian tahun baru, katanya, sesungguhnya bukanlah untuk hal-hal seperti itu. Melainkan untuk merenung, berkontemplasi, dan bersujud sukur ke hadirat Tuhan Yang Kuasa.

“Sesuai esensi yang sesungguhnya, mari jadikan Tahun Baru Imlek 2566 ini sebagai ladang amal dan kepedulian untuk lebih banyak berbuat kebajikan dan meningkatkan kesetiakawanan sosial terhadap sesama,” ajak Herliyan seperti disampaikan Kabag Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri kepada wartawan, Selasa (17/2).

Terkait dengan perayaan tahun baru Imlek 2566 yang jatuh pada Kamis mendatang, baik atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Herliyan menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek 2566 kepada seluruh masyarakat di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini yang merayakannya.

Di bagian lain Herliyan mengatakan, sepengetahuannya Tahun Baru Imlek merupakan kalender bagi masyarakat Tionghoa yang berasal dari kearifan masa lalu. Sistem penanggalan ini telah berhasil mewariskan nilai-nilai filosofis kehidupan untuk kesejahteraan, kedamaian, dan harmoni antar manusia.

Karena itu pula, Bupati mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis yang berasal dari keturunan etnis Tionghoa, untuk dapat menjadikan Tahun Baru Imlek 2566 ini sebagai momentum untuk melakukan introspeksi dan mengevaluasi diri serta menghayati kebersamaan, persatuan, dan kedamaian.

Kemudian, Bupati juga mengatakan Tahun Baru Imlek 2566 ini juga merupakan saat yang tepat pula untuk terus melakukan transformasi diri menuju masa depan yang semakin baik dan lebih bermakna.

“Mari kita jadikan perayaan ini ini sebagai momentum untuk lebih memeperat rasa kebersamaan dan kehidupan kebangsaan di daerah ini menjadi lebih harmonis, penuh ikatan persaudaraan, dan saling berbagi kasih sayang satu sama”, ajak Herliyan lagi.

Selanjutnya, Herliyan juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis yang berasal dari keturunan etnis Tionghoa untuk menjadi perayaan Tahun Baru Imlek 2566 ini untuk memperbaharui tekad dan semangatnya guna mempercepat proses keberhasilan pembangunan di daerah ini di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.

“Tekad kita adalah bersatu, membangun hari depan daerah ini agar menjadi lebih baik. Dengan perayaan tahun baru Imlek 2566 ini, mari kita tingkatkan sumbangsih dimaksud, karena keberhasilan pembangunan di daerah ini menjadi tanggungjawab kita bersama”, imbuhnya.

Di bagian lain, Bupati mengatakan kontribusi yang telah diberikan warganya yang berasal dari keturunan etnis Tionghoa dalam membangun Kabupaten Bengkalis selama ini sangat besar.

“Ke depan, kebersamaan dan kontribusi dimaksud hendaknya dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi”, harapnya.***(man)