gerindraPekanbaru(SegmenNews.com)– Sampai hari ini, KPUD belum juga memberikan petunjuk teknis terhadap pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 9 kabupaten/kota di Riau. Sehingga partai belum mengetahui bagaimana sistem perekrutan Bakal Calon (Balon) kepala daerah dan pelaksanaan Pemilu.

Seperti dikatakan Ketua DPD Gerindra Riau, Marwan Yohanis mengaku partai Gerindra belum memulai tahapan pilkada itu. Pasalnya partai tersebut masih menunggu petunjuk teknis kpu tentanh tahapan pilkada itu sendiri.

“Kegunaan petunjuk teknis yakni menghindari tuduhan-tuduhan berbuat curang dari pihak lain. Namun jika kita mengikuti tahapan Pilkada sesuai petunjuk teknis KPUD, mudah-mudahan kita terhindar dari perbuatan melawan hukum pada pelaksanaan nanti,” kata Marwan, Rabu (25/2).

Menurutnya Gerindra akan mengikuti ketentuan yang sudah ditetapkan berdasarkan undang-undang, namun karena petunjuk teknisnya kan belum sampai kepada kepartai yakni  peraturan KPU yang mengatur tentang uu pilkada yang baru disahkan, maka partai gerindra belum memulai proses tahapannya.

Namun Terkait kesiapan kader Gerindra untuk diusung dalam pilkada  9 daerah. Marwan Yohanis  menambahkan,pihaknya sudah siap dengan melihat perolehan kursi Pileg 2014 lalu berhasil menduduki 8 pimpinan DPRD  di kabupaten/kota se-provinsi Riau.  Rata-rata sebagai wakil ketua.

Posisi itu memberikan peluang kader untuk diusung dalam Pilkada. Namun Untuk itu lanjutnya pihaknya akan mengevaluasi kabupaten mana kader yang siap untuk maju dalam pilkada serentak 2014. Sampai saat ini belum ada survey dan belum ada yang muncul. Mana yang fokus akan dirumuskan tingkat DPC,DPD sampai DPP Gerindra.

Selain itu Gerindra juga harus berkoalisi dengan partai lain, untuk maju pilkada di 9 daerah. Sehingga masih perlu komunikasi dengan partai lain, baik untuk koalisi maupun posisi nomor satu atau nomor dua.

“Gerindra juga harus mengukur diri di daerah mana saja kita siap maju untuk memperebutkan kursi nomor satu. Dan di kabupaten mana siap untuk nomor dua maka akan dipersiapkan kader untuk nomor dua. Jadi kita tidak harus terfokus untuk mencari calon nomor satu saja,” ujar ketua komisi B DPRD Riau itu.***(ran/alind)