SIAK 2Rokan Hulu(SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, beserta Kakan Kemenag kab/kota lainnya se Riau, hadiri rapat koordinasi (Rakor) dan konsultasi Kepala Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia, Kamis (26/2/2015) bertempat di hotel Royal Mempura, Siak Sri Indrapura.

Rakor dan konsultasi tersebut diikuti oleh 33 Kakanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia, dan dihadiri oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin (LHS), yang diwaliki oleh Staf Ahli Menteri Agama Bidang kerukunan umat beragama Dr H Abdul Fatah.

Kakanwil Kemenag Riau Drs H Tarmizi Tohor MA, selaku ketua Forum Kakanwil Kemenag provinsi seluruh Indonesia, mengatakan bahwa rapat koordinasi ini dimaksudkan untuk menyamakan visi dan misi, dalam rangka mengemban tugas pokok dan fungsi Kemenag, serta merumuskan berbagai konsep untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Sementara itu, Abdul Fatah mengatakan bahwa kehadiran forum Kakanwil ini sangat strategis dalam rangka menghadapi problematika kehidupan beragama yang semakin kompleks. Forum ini diharapkan dapat dijadikan sebagai media konsultasi dan komunikasi, dalam rangka merumuskan langkah-langkah strategis menghadapi berbagai problematika keumatan.

“Saya berharap agar hasil diskusi pada forum yang terhormat ini, dapat dibuat dalam bentuk tertulis, untuk selanjutnya disampaikan kepada Menteri Agama RI, sebagai bahan masukan, untuk selanjutnya dijadikan sebagai kebijakan dalam bentuk Peraturan Menteri, Surat Edaran, dan segala macamnya.

Ahmad Supardi Hasibuan usai acara pembukaan mengatakan bahwa banyak persoalan-persoalan penting di lingkungan Kemenag pada semua tingkatan, baik yang bersifat internal maupun eksternal, yang harus dipecahkan dan dicarikan solusinya, seperti eselonisasi pejabat Kemenag yang dinilai terlalu rendah.

Dikatakannya, pejabat seperti Kakan Kemenag kab/kota memiliki tugas yang cukup banyak, rakyat yang diurusnya sama banyaknya dengan rakyat yang diurus oleh Bupati/Walikota, urusannyapun menyangkut sejak manusia lahir sampai dengan meninggal dunia, dari dunia sampai dengan akhirat.

Namun demikian, dari segi eselonisasinya sangat rendah yaitu eselon III/a, atau setingkat dengan camat, atau dalam kata lain jauh dibawah eselon Kepala Dinas. Padahal tugas pokok dan fungsinya cukup besar. Dan masih banyak lagi beberapa persoalan lainnya, tegas Ahmad Supardi.***(rls)