Bupati tinjau salah satu toko yang menjual oleh-oleh khas Siak
Bupati tinjau salah satu toko yang menjual oleh-oleh khas Siak

Siak(SegmenNews.com)- Ternyata Kabupaten Siak mempunyai produk berupa sendal buatan pengrajin Desa Pebadaran, Kecamatan Bunga Raya. Produk made in siak itu bermerk ‘strong votensi Siak’ tersebut tersebut dijual di salah satu gerai cinderamata khas Siak Pasar Seni Kesturi.

Bupati Siak Drs.H.Syamsuar,MSi sendiri saat meninjau sejumlah gerai yang menjual cinderamata dan berbagai produk khas lokal Kabupaten Siak sempat takjub ketika mengetahui ada sebuah gerai yang menjual sandal buatan pengrajin lokal Siak. Sandal bermerk “Strong Votensi Siak”.

“Ternyata di Kabupaten Siak sudah ada sandal buatan lokal, semoga suatu saat bisa bersaing dengan produk sejenis seperti dijawa barat” kata Syamsuar. Untuk itu ia berharap para pengrajin produk cinderamata dan produk lainnya yang ada di pasar seni dapat terus meningkatkan mutu dan kualitas produk yang dibuatnya sehingga menjadi produk unggulan dan banyak diminati oleh wisatawan yang datang berkunjung ke Siak.

Syamsuar juga berharap keberadaan pasar seni ini mampu berperan sebagai pasar sentral yang menjual berbagai produk unggulan dan cinderamata lokal Kabupaten Siak, sehingga mampu mengakomodir kreatifitas para penggiat dibidang Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk memasarkan produk yang dihasilkannya. “Pasar Seni yang kita beri nama Kesturi ini juga menjadi andalan kita untuk memperluas stimulan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Siak” kata orang nomor satu Kabupaten Siak ini.

Pembangunan Pasar Seni Kesturi di lokasi eks pasar inpres lama ini dibangun secara dua tahap, yaitu pada tahun 2013 dan 2014 dengan menghabiskan dana Rp. 4,3 miliar. Sebanyak 44 gerai berukuran 3×4 meter, fasilitas toilet umum, dan musholla yang tersedia dikomplek pasar diharapkan mampu membuat pengunjung merasa nyaman saat berbelanja. Beberapa produk dan hasil kerajinan lokal yang dijual antara lain seperti tas, kain tenun, batik Siak, sandal, T-Shirt, kuliner khas, dan berbagai pernak-pernik lainnya yang biasa menjadi incaran para wisatawan untuk dijadikan oleh-oleh.***(rinto)