pdipPekanbaru(SegmenNews.com)– Pasca putusan tiga nama yang bisa menjadi ketua DPD I PDIP Riau ngotot menjadi nomor satu. Sebab jika ada yang mau mengalah, maka ketua DPD dapat ditentukan oleh tiga nama ini.

Tiga nama yang diputuskan DPP PDIP dari tujuh nama yang diusulkan DPD PDIP Riau pada Konferensi Daerah (Konferda) tanggal 11 Maret 2015 di Batam yakni, urutan satu Kordias Pasaribu, urutan dua Rusli Ahmad dan urutan tiga Almainis. Sementara Ketua DPD PDIP Suryadi Khusaini tidak masuk dalam penilaian DPP saat ini.

Karena tidak ada yang mau mengalah, maka DPP PDIP membawa nama kepusat untuk diputuskan dalam waktu dekat ini. Sebab keputusan terakhir dalam pemilihan ketua DPD jika tidak putus ditingkat provinsi, maka penunjukkan ketua diputuskan melalui musyawarah ditingkat DPP.

“Penunjukkan tiga nama berdasarkan penilaian DPP. Kemudian tiga nama ini berumbuk siapa yang akan duduk menjadi ketua DPD. Namun karena sama ngotot, apalagi yang ngotot kali Kordias Pasaribu dan Rusli Ahmad, maka pusat memutuskan penentuan ketua DPD diputuskan oleh pusat. hasil putusan berkemungkinan keluar tangal 18 Maret ini,” kata Wakil Ketua PDIP Riau, Manahara Manurung, Senin (16/3).

Dijelaskannya, pelaksanaan Konferda dilaksanakan satu hari penuh. Dengan dihadiri langsung oleh Ketua DPP PDIP Effendi Simbolon. Diakui dalam pemilihan ketua, PDIP tidak menggunakan foting, tapi melaksanakan sistem musyarawah.

Jadi kegiatan dalam Konferda, yakni peningkatan kualitas partai kedepan. Dan persiapan Pilkada di sembilan kabupaten/kota di Riau. Terakhir, penyusunan pengurus di tingkat DPD.

“Kemarin kami Konferda satu hari penuh. Disana kita membahas bagaimana pengurusan kedepan, apalagi, calon ketua DPD PDIP merupakan orang baru,” jelas Manahara yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Riau.

Sementara Almainis mengaku ngotot menjadi ketua DPD PDIP Riau. Karena keinginan menjadi ketua DPD merupakan suatu bentuk loyalitas terhadap partai. Sebab ia salah satu anak Riau terbaik dalam penilaian DPP, sehingga ditunjuk menjadi calon ketua DPD. Kesempatan ini tidak akan diabaikan.

Sebab kepercayaan tersebut adalah sebuah amanat dari partai. Namun jika tidak terpilih, Almainis juga mengaku tidak akan kecewa. Sebab setiap kepercayaan yang diberikan harus dipertanggungjawabkan sebaik mungkin. Sementara pusat belum memberitahukan kapan putusan penunjukkan ketua DPD akan diumumkan.

“Jangan dikatakan Kordias dan Rusli Ahmad saja yang ngotot jadi ketua, Saya juga ngotot mau jadi ketua. Karena nama saya keluar dari tiga nama itu merupakan suatu kepercayaan bagi saya untuk memimpin PDIP ditingkat DPD kedepan,” tegas Almainis.***(alind)