Rokan Hilir(SegmenNews.com)- Pelaksana tugas (Plt) Sekdakab Rohil H Surya Arfan, memberikan peringatan keras bagi tenaga honorer Pemkab Rokan Hilir, dengan memutus kontrak kerja bagi honorer dengan minim kehadiran (absensi-red).

“Pemkab Rohil akan mempertimbangkan perpanjangan kontrak kerja bagi honorer dengan melihat kinerja,” katanya di sela-sela acara pembinaan dan penandatangan kontrak kerja honorer, di Gedung Serbaguna, Bagansiapiapi, Rabu (25/3/2015).

Sekda juga memberikan gambaran bagi tenaga honorer swasta yang diperpanjang kontraknya per triwulan. Sementara, honorer Pemkab Rohil baru diperpanjang sekali setahun.

“Artinya, Pemkab banyak memberikan pertimbangan bagi honorer untuk meningkatkan kinerja dalam setahun. Nah, kalau di swasta kecelakaan akibat ulah sendiri langsung diberhentikan,” katanya.

Dirinya sangat menyayangkan, masih banyak tenaga honorer yang malas melaksanakan tugas. Surya menilai penyebab kemalasan timbul lantaran pekerjaan honor didapat dari orangtua dan hampir 50 persen Sk honorer dapat digadai ke bank serta tempat peminjaman.

“Boleh saja mengadaikan Sk untuk menutupi kebutuhan tetapi jangan sampai membuat kinerja Kita menurun,” ungkapnya.

Selain kinerja menurun, lanjut sekda, para tenaga honorer selalu mangkir dalam acara apel bersama. Gambaran ini, menurutnya, merupakan budaya yang buruk, karena menjadi diri sendiri lebih baik daripada menjadi orang lain.

“Jadilah diri anda sendiri jangan jadi orang lain. Jangan melihat orang tak apel terus kita juga tak ikut apel,” ketusnya.

Dirinya mengajak seluruh tenaga kontrak untuk dapat meningkatkan disiplin serta meminta asisten IV bidang administrasi tidak memperpanjang kontrak jika persentasi daftar hadir honorer menurun.***(zar/kpr)