Suami Kunker, Istri Anggota Dewan Gantung Diri (foto ilustrasi)
Suami Kunker, Istri Anggota Dewan Gantung Diri (foto ilustrasi)

SegmenNews.com)- Marsini, 45 tahun, istri anggota DPRD Magetan Hadi Sutikno harus berakhir di seutas tali. Kemarin (24/3) Perempuan paro baya itu ditemukan tergantung di blandar penyimpanan kayu bakar. Diduga, warga Dukuh Metak, Desa Manjung, Panekan, tersebut gantung diri lantaran terbelit persoalan ketidakhamonisan keluarga. Kabarnya, korban sempat bertengkar dengan suaminya sebelum kunjungan kerja (kunker) ke Balikpapan.

Jasad korban ditemukan pukul 09.00. Wono, salah seorang pekerja yang mengurusi ternak ayam, mencari korban untuk keperluan tertentu. Karena sudah terbiasa keluar masuk rumah, dia tidak merasa canggung memanggil majikannya di ruang tamu dan dapur. Hanya saja, tidak ada seorang pun yang ditemuinya. Dia lantas mencari korban di toko milik tetangga. Hasilnya juga nihil.

Tanpa sengaja, Wono melintas di dekat gudang penyimpanan kayu bakar. Sekilas dia melihat benda yang menggantung. Karena curiga, pria yang sudah belasan tahun mengabdi di keluarga korban itu kembali menyambanginya.

Wono pun kaget bukan kepalang. Korban sudah tergantung di seutas tali merah. ”Saat korban ditemukan, kondisinya sudah seperti itu (menggantung, Red),” tuturnya kepada petugas kepolisian.

Jenazahnya sudah kaku. Lidahnya menjulur. Matanya melotot. Wono lantas berteriak minta tolong warga sekitar untuk melakukan evakuasi. Hanya saja, warga tidak berani mendekat lantaran kematian korban tidak wajar. Mereka akhirnya melapor kepada petugas untuk proses penurunan.

”Ada yang lapor polisi. Tidak ada yang berani mendekat sebelum ada polisi,” paparnya. (Baca: Ini Bunyi Surat Wasiat Istri Anggota Dewan yang Gantung Diri)

Wono menjelaskan bahwa ayah korban, Sugito, cuma bisa terbaring lemah di kamar tidur. Pria yang sudah sepuh tersebut sakit menahun. (Baca: Sebelum Gantung Diri, Istri Dewan Catat Semua Piutang Para Tetangga)

Sementara itu, Sugirah, ibu korban, tidak berada di rumah. Anak korban, Angger Surya Hadi, masih bersekolah. ”Saat kejadian, suasana rumah sepi,” jelasnya.***
Red: hasran
Sumber: jpnn.com