Polisi Tembak dua Perampok Toke Karet di Pelalawan
Polisi Tembak dua Perampok Toke Karet di Pelalawan

Pangkalan Kerinci(SegmenNews.com)- Rintihan kesakitan terlihat keluar dari mulut dua kawanan rampok yang disertai pembunuhan terhadap toke karet H Makruf (75) warga Jalan Lintas Timur, Km 40, kecamatan Pangkalan Lesung, kabupaten Pelalawan.

Ketika tersangka Feri Handayani (19) yang dihadiah dua tembakan di kaki kiri, dan Rudianto (18) satu tembakan di kaki kanan, saat digotong masuk ke ruang IGD RSUD Selasih untuk mendapatkan pertolongan medis, Kamis (9/4) malam sekitar pukul 21.00 WIB oleh tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pelalawan.

“Ampun pak kakiku sakit bekas ditembak,” kata Feri saat petugas medis mengecek dua luka tembak yang bersarang di dekat lutut dan kaki. Kondisi tersangka Feri dan Rudi mulai terdiam, setelah petugas medis memberikan suntikan obat bius. Hingga bekas luka dipasang perban, dan obat untuk menghentikan darah yang terus mengalir akibat ditembus timah panas petugas Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pelalawan yang melakukan penangkapan.

Sementara kedua tersangka ditangkap saat berada di pasar Belilas, kabupaten Inhu, Kamis siang sekitar pukul 14.00 WIB, dari hasil pengembangan penangkapan tersangka Marhalim (21) selaku tukang gambar target perampokan. Dari nyanyian tersangka Marhalim kalau yang merampok H Makruf adalah Unyil bersama dua rekannya yakni Feri dan Rudi.

Berkat kerja keras tim gabungan Polda Riau, Polsek Pangkalan Lesung dan tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pelalawan dibawa pimpinan Kasat Reskrim AKP James I.S Rajagukguk SIK, bersama Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Lesung Ipda Feri Pebrianto SH berhasil meringkus dua tersangka lagi yakni Feri dan Rudi saat sedang berada di Pasar Belilas. Tapi saat akan di kembangkan memburu tersangka otak pelaku perampokan yakni Uc keduanya berusaha kabur.

Melihat buruannya kabur, langsung melepaskan tembakan peringatan. Hingga moncong pistol polisi di arahkan ke bagian kaki para tersangka dan mengenai bagian kaki. Tetapi rupanya tembakan yang mengenai kaki tersangka Feri tidak membuatnya menyerah hingga terus berusaha kabur dan kembali polisi melumpukan di bagian lutut kirinya.

Sehingga keduanya menjerit kesakitan, ketika kakinya telah didor polisi. Melihat kedua kawanan rampok terkapar bersimbah darah langsung di larikan ke RSUD Selasih, untuk mendapatkan pertolongan medis. Hingga kini kedua kawanan rampok berbadan kurus itu harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Selasih.

Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga SIK MHum, dalam konfrensi pres, Jumat (10/4) siang membenarkan adanya dua dari tiga kawanan rampok yang disertai pembunuhan di lumpuhkan dengan tembakan. Berkat kerjasama polisi dengan masyarakat hingga pelaku berhasil ditangkap.

“Dua pelaku berusaha kabur dan melawan petugas saat akan di bawa menunjukan rekannya, sehingga kita lumpukan dibagian kaki, Sedangkan satu tersangka sudah di amankan di Polres,” ujar Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP James I.S Rajagukguk, dan paur Humas Ipda M Sijabat SH.

Namun selain kita mengamankan tiga pelaku, juga menyita barang bukti, uang tunai sebesar Rp2,5 juta dari tangan tersangka Rudi dan satu unit HP, sedangkan tersangka Feri uang tunai sebesar Rp1,5 juta, tas ransel, dompet, jam tangan, sepatu, Hp 5 unit yang salah satunya milik korban.

“Kini kasusnya masih kita kembangkan untuk menangkap otak pelaku perampokan yang telah dikantongi identitasnya. Sekarang tim masih di lapangan melakukan pengejaran,” tambah Kapolres.***(fin)