Cabuli Pelajar, AL Dilaporkan ke Polisi (Foto: Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Hariwiyawan Harun SIK, MIK)
Cabuli Pelajar, AL Dilaporkan ke Polisi (Foto: Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Hariwiyawan Harun SIK, MIK)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Warga Kecamatan Tenayan Raya, WI (44), Senin (13/4), sekitar pukul 22.30 WIB mendatangi Mapolresta Pekanbaru untuk melaporkan AI (17) warga Jalan Bukit Pasir, Kecamatan Tenayan Raya, yang tak lain pacar anaknya sendiri karena nekat mencabuli anaknya berinisial TI (16) yang masih berstatus pelajar, Minggu (12/4) lalu, hingga kini kasusnya masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Menurut keterangan orang tua korban dalam laporannya mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada saat anaknya berinisial TI pergi tanpa pamit dari rumah, Minggu (12/4) sore.

Khawatir dengan anaknya, orang tua korban kemudian berusaha mencari korban, namun tak membuahkan hasil, termasuk menanyakan kepada pacar anaknya berinisial AI (17) warga Jalan Bukit Pasir, Kecamatan Tenayan Raya.

Keesokan harinya, Senin (13/4) siang sekitar pukul 15.30 WIB, AI menelepon orang tua korban dan mengatakan bahwa ia mengetahui di mana keberadan korban, padahal sebelumnya AI mengatakan tidak mengatahui di mana keberadaan korban.

Saat korban berada di rumah, sang ibu kemudian menanyakan ke mana saja ia pergi sehingga tak pulang ke rumah, dan dijawab oleh korban bahwa ia menginap di rumah pelaku. Mendengar hal itu, ibu korban curiga dan menanyakan perbuatan apa saja yang telah dilakukan korban dengan pelaku selama berada di rumah tersebut, dengan berurai air mata korban mengatakan bahwa keperawanannya telah direnggut oleh pelaku, bahkan perbuatan tersebut, berulang-ulang dilakukan oleh pelaku.

Tak terima anaknya disetubuhi oleh pelaku, orang tua korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolresta Pekanbaru.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Hariwiyawan Harun SIK, MIK, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (14/4) membenarkan adanya laporan tersebut.

“Benar laporannya telah kita terima dan secepatnya akan kita proses,” kata Hariwiyawan.***(bb/chir)