Perwakilan Perusaha'an  PT IKS Sa'at Hering Di Lantai III Kantor Bupati Kampar.
Perwakilan Perusaha’an PT IKS Sa’at Hering Di Lantai III Kantor Bupati Kampar.

Kampar (Segmennews.com)- Perjuangan masyarakat Danau Lancang Desa danau lancang masih menjadi teka teki ditengah-tengah masyarakat Danau Lancang, Kecamatan Tapung hulu kabupaten Kampar.

Massa yang mengatas namakan Forum silancang menggugat itu menuntut agar perusahaan menyerahkan lahan masyarakat yang diserobot perusahaan PT (IKS) Inti Kampar Rindo Sejahtra terhadap lahan seluas 1.750 hektar.

Yudi rofali dari partai Nasdem Kabupaten Kampar bersama Anggota Komisi I lainnya saat di hubungi melalui selulernya mengaku saat ini masih tahap menunggu proses mediasi, Kamis (16/4).

Aksi itu merupakan buntut dari penyerobotan oleh perusahaan terhadap lahan seluas 1.750 hektare yang diklaim milik masyarakat. Massa menuntut lahan itu dikembalikan. Konflik sudah bergulir sejak 2003 silam. Namun hingga kini belum penyelesaian.

Massa warga desa danau lancang beberapa bulan lalu pernah mendatangi gedung DPRD kabupaten Kampar, menuntut agar lahan mereka yang dirampas oleh perusahaan PT IKS inti Kampar Rindo sejahtra agar di kembalikan kepada masyarakat. Hal itu disampaikan salah seorang warga dalam orasinya di hadapan puluhan anggota DPRD Kabupaten kampar, yang juga aksi masa saat itu dikawal ketat oleh aparat keamanan kepolisian dari Mapolres Kampar.

Namun hingga hari ini masyarakat desa danau lancang belum mendapatkan hasil perjuangan para wakil rakyat tersebut. Yudi Rafali dari partai Nasdem saat di konformasi ulang segmennews.com melalui selulernya, mengaku bahwa perjuagan masyarakat danau lancang masih akan diperjuangkan.

“Buktinya beberapa minggu yang lalu kita sudah menjadwalkan pertemuan dengan pihak perusahaan melalui pemerintah daerah. Namun sampai hari ini kita belum mengetahui kapan pasti acara tersebut di agendakan melalui pemerintah daerah kabupaten kampar melalui asisten I,” jelasnya.

Ketika ahmad Yuzar selaku asisten I kabupaten kampar di Konfirmasi melalui selulernya langsung dimatikan, di SMS Jjuga tak dibalas hingga berita ini di terbitkan.***(ali)