Sekwan DPRD Kampar Terkesan Sepelekan Proyek tanpa Plang (Ramlah SE)
Sekwan DPRD Kampar Terkesan Sepelekan Proyek tanpa Plang
(Ramlah SE)

Kampar (SegmenNews.com)- Terkait tidak adanya papan informasi kegiatan atau plang kegiatan beberapa proyek pembangunan dilingkungan sekretariat DPRD Kampar. Sekretaris Dewan (Sekwan) terkesan menyepelekan peraturan pemasangan papan informasi suatu proyek yang menggunakan uang Negara.

Dari pemberitaan sebelumnya, proyek tersebut terlihat sudah dikerjakan pada awal April 2015 lalu, namun setelah beberapa kali di konfirmasi, pihak sekretariatan DPRD bukannya menegur kontraktor, mereka terkesan cuek.

“Kalau saya tidak jadi masalah,” cetus Sekwan, Ramlah SE, Rabu (22/4/15) dikonfirmasi segmennews.com mengenai proyek tanpa plang tersebut.

Selain terkesan menyepelekan papan informasi proyek, Sekwan juga menuding di masing-masing SKPD di Kabupaten Kampar masih banyak proyek yang nilainya ratusan miliar tanpa papan informasi.

“Kenapa hanya ini saja yang diberitakan, perlu diketahui masih banyak proyek yang nilainya ratusan miliar di SKPD Kampar ini,” cetusnya lagi.

Sebelumnya, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonsia (HIPMI) Kabupaten Kampar, M.Irfan Dailami sangat menyayangkan ditemukannya proyek tanpa papan informasi dilingkungan kantor DPRD Kabupaten Kampar. Baca Selengkapnya Disini>>>.

“Kita sangat menyayangkan adanya proyek tanpa plang di lingkungan sekretariat DPRD Kampar, seharusnya Sekretariat ikut memantau, seharusnya mereka juga memberikan contoh yang baik bagi masyarakat,” sesal Irfan menjawab segmennews.com.

Irfan Dailami sendiri mengaku heran mengapa anggaran kegiatan terkesan disembunyikan?. Seharusnya tata cara melaksanakan sebuah pekerjaan yang menggunakan anggaran negara harus transparan terhadap publik bukan sebaliknya.

Di dalam PP 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa. Menimbang a. Bahwa pengadaan barang/jasa, pemerintah yang efisien, terbuka dan komperatif sangat di perlukan bagi ketersediaan barang/jasa yang terjangkau dan berkualitas, sehingga akan berdampak pada peningkatan pelayanan publik.

Sementara itu, dari penelusuran di LPSE Kampar diketahui proyek kegiatan dilingkungan DPRD Kampar tersebuut adalah pengerjaan pembuatan koridor yang dianggarkan Rp 198 juta, sementara tempat parkir dianggarkan senilai Rp 195 juta.***(ali/ran)