Teluk Kuantan(SegmenNews.com)– Dinas Perkebunan Kabupaten Kuantan Singingi terpaksa mengembalikan program bantuan bibit karet dan pupuk yang didanai dari APBN. Pasalnya, peminat dari program ini sangat minim.

“Bantuan benih karet dan pupuk dari APBN tidak bisa kita laksanakan karena minim peminat dan terpaksa kita kembalikan,” kata Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kuantan Singingi, H. Wariman, DW, SP melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Produksi Dinas Perkebunan, H. Emtoni, SP kepada wartawan.

Sekarang yang tinggi dan membludak peminatnya adalah program bantuan bibit kelapa sawit, kalau bibit karet terus menurun dan banyak masyarakat yang beralih dari menanam karet ke kelapa sawit.

“Kini yang membludak peminatnya bantuan kelapa sawit, dan bantuan karet semakin menurun,” paparnya.

Apalagi bantuan dari dana APBN tersebut, hanya terbatas pada bantuan benih dan pupuk saja. Padahal warga menginginkan bibit karet, pupuk, pagar dan land clearing.

“Warga menginginkan bantuan karet bukan hanya bibit karet, pupuk semata akan tetapi juga pagar dan land clearing, seperti program pengembangan karet rakyat (PPKR) yang dilaksanakan Disbun Kuansing,” tuturnya.

Untuk itu, ke depannya Disbun Kuansing akan mengusulkan kepada pemerintah pusat dan provinsi melakukan kajian mendalam, soal bantuan-bantuan yang akan diberikan agar tidak mubazir karena tidak ada peminat.***(kpr)