Dewan Duga Ada Human Trafficking di Dinkes Kampar (Toni)
Dewan Duga Ada Human Trafficking di Dinkes Kampar (Toni)

Kampar (SegmenNews.com)- Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kampar menduga ada praktek trafficking di Dinas Kesehatan Kampar. Pasalnya, dari informasi yang dia terima Tenaga Harian Lepas (THL) di instansi tersebut dipungut biaya sebesar Rp 20 juta hingga 30 juta per orangnya.

Ditegaskan Toni, kejadian terhadap para THL itu sangat keji, kenapa tidak. Mereka memperkerjakan manusia tanpa mempunyai belas kasihan. Mereka bekerja sudah sekian lama, namun itu hanya sebuah mimpi saja demi mencapai cita-cita menjadi Pegawai Negeri di Pemerintahan Kabupaten Kampar.

“Human trafficking sedang terjadi di Dinas kesehatan Kabupaten Kampar,” celetuknya Toni saat diwawancarai segmennews.com.

Sebelumnya, Toni menyampaikan persoalan human trafficking tersebut kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Herlih Rahmola bersama Dr.Lukas dan satu orang Kabid saat ikut menghadiri agenda rapat bersama Komisi I DPRD Kampar kemarin.

Disampaikan Toni lagi, kasus tersebut memang susah untuk mengungkapnya, namun pihak Komisi I meminta kepada Dinkes Kampar agar mempertanggung jawabkannya, apapun alasannya.

Rapat yang ditunda hingga pekan depan tersebut, akan memanggil kepala puskesmas di seluruh Kabupaten Kampar dengan membawa data THL yang bermasalah.

“Persoalan pungutan ini harus diselesaikan segera, agar tidak terulang lagi. Kita mengharapkan kepada masyarakat, jangan mudah tertipu bagi mereka yang mengimpikan anaknya mejadi pegawai, kita minta masyarakat agar harus hati-hati. Jangan sampai tertipu oleh oknum yang selalu mengorbankan masyarakat,” tegas Toni.***(ali)