SMKN 1 Rokan IV Koto Butuh Pembangunan RKB
SMKN 1 Rokan IV Koto Butuh Pembangunan RKB

Rokan IV Koto(SegmenNews.com)- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 yang terletak di Desa Lubuk Bendahara, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu saat ini sangat membutuhkan pembangunan Ruang Kelas Belajar (RKB).

Hal ini disampaikan Kepala SMKN 1 Rokan IV koto, Abdulrahim. Katanya, RKB yang digunakan siswa kelas XI (kelas 2, red) saat ini kondisinya sudah mulai hancur dan sangat memprihatinkan. Seperti, dinding ruangan yang sudah banyak yang pecah serta pintu dan flapon yang sudah mulai lapuk.

“Selain ruangan kelas ini juga Aula yang digunakan untuk acara sekolah juga butuh renovasi,” kata Abdulrahim, Rabu (6/5/2015).

Selain ruangan belajar, kata Abdulrahim sekolah yang memiliki siswa/wi sebanyak 44 orang ini sangat membutuhkan pemasangan aliran listrik. “Fasilitas Listrik juga sangat dibutuhkan, karena sangat mengganggu saat proses belajar mengajar siswa kita,” ujarnya.

Diutarakannya, sekolah kejuruan tersebut berdiri pada tahun 2011 lalu. Ia berharap agar sekolah tersebut dapat diperhatikan pemerintah melalui dinas terkait. Karena sambungnya, berkembangnya sekolah ini tidak terlepas dari perhatian pemerintah daerah.

Menurutnya, sekolah sangat membutuhkan tambahan ruangan belajar, menjelang ajaran baru tahun 2015 ini menurutnya, siswa yang akan bersekolah di SMKN 1 Rokan IV Koto ini akan bertambah. “Saat ini kita sangat membutuhkan tambahan 3 ruangan belajar dan pemasangat Intalasi Listrik. Selama ini, akibat kendala tidak ada listrik untuk praktek saja kita harus keluar lingkungan sekolah,” paparnya.

Katanya, pihaknya sudah mengajukan proposal permohonan bantuan untuk pembanguan ruangan belajar dan untuk pemasangan Intalasi Listrik sekolah ke Disdikpora Kabupaten Rohul. Tetapi, hingga saat ini belum ada respon dari pihak dinas. “Kita sudah ajukan proposalnya di anggaran tahun 2015 ke Dinas Pendidikan Rohul. Tapi sampai saat ini belum ada kabar beritanya,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan, untuk mengantisifasi 3 ruangan belajar rusaknya semakin parah. Dirinya mengaku, masyarakat setempat sangat mendukung untuk melaksanakan rehab ruangan melalui bantuan swadaya masyarakat. “Saya merasa bangga dengan masyarakat Desa Lubuk Bendahara ini karena turut membantu memperhatikan sekolah kita,” urainya.***(ran)