PT.ISB Surau Tinggi Rohul Rencana Bangun Biogas Plant 2 MW
PT.ISB Surau Tinggi Rohul Rencana Bangun Biogas Plant 2 MW

Rambah Hilir(SegmenNews.com)– Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan PT. PLN Rayon Pasir Pengaraian, Investor dan seluruh Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Rokan Hulu (Rohul), Selasa (12/5/2015) lalu.

Hanya berselang 2 minggu PT. Indomakmur Sawit Berjaya (PT.ISB) merupakan PKS yang pertama merealisasikan MoU tersebut. PT.ISB yang berlokasi di Dusun Surau Tinggi, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rohul itu berencana akan membangun Biogas Plant ( Atau lebih dikenal dengan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas atau PLTBg dengan kapasitas 2 Mega Watt (MW), yang dibangun secara mandiri oleh PT. ISB yang merupakan anak Perusahaan dari PT. Musim Mas Group.

Hal itu dilakukan Untuk mensukseskan Program Nasional pemenuhan Energi tahun 2020 dengan jalan pemanfaatan energi baru terbarukan melalui pemanfaatan limbah pabrik kelapa sawit dan untuk memenuhi kekurangan energi di Rohul. Apalagi Rasio Elektrifikasi (RE) di Rohul sekarang baru 55 % dengan rincian 44 % berasal dari aliran PLN dan 14 % dari Non PLN. Sementara kebutuhan listrik di Rohul berkisar 60 s/d 70 MW.

Dalam Sambutannya, Kepala Dinas Pertambangan Dan Energi (Distamben) Rohul Drs. Yusmar Yusuf M.Si memberikan apresiasi kepada managemen PT. ISB yang berencana membangun PLTBg dengan Kapasitas 2 MW. Di harapkannya dengan adanya pembangunan PLTBg dapat berimbas ke masyarakat sekitar dengan mendapatkan daya listrik.

“ kita mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT. Indomakmur Sawit Berjaya, saya kira Pemkab Rohul menyambut baik langkah dari PT. Indomakmur Sawit berjaya ini, mudah-mudahan akan di ikuti oleh perusahaan yang lain, kita jempol lah untuk PT. ISB “ jelas Yusmar, usai acara Stakeholder Konsultasi Rencana Pembangunan Biogas Plant di Aula PT. ISB Surau Tinggi, Kamis (28/5/2015).

Lebih lanjut Yusmar mengharapkan potensi 34 PKS yang ada di Rohul mengikuti jejak PT. ISB, kalau 50 % PKS di Rohul bisa berbuat sedemikian rupa, Yusmar yakin kekurangan energi di Rohul bisa terpenuhi.

“ saya harapkan ini sebagai stimulan bagi PKS lain, PLTBg ini dia (PT. ISB) yang buat, dia yang gunakan, Kapasitasnya diperkirakan 2 MW, untuk kebutuhan pabrik perkiraannya 1 MW dan 1 MW lagi dapat digunakan oleh masyarakat, lebih kurang dapat digunakan 800 s/d 1000 rumah tangga “ harap Yusmar.

Sementara itu masih ditempat yang sama, Mill Manager PT. ISB Suwandi menjelaskan Pembangunan PLTBg di Surau Tinggi merupakan dorongan dari Musim Mas Group, beberapa anak perusahaan sudah membangunan PLTBg, atas keberhasilan Project tersebut dikembangkan lagi di anak perusahaan PT. Indomakmur Sawit Berjaya.

“ Jadi program ini sebenarnya sudah sukses sih ditempat group perusahaan kita yang lainnya, makanya kita lanjutkan lagi. Sebenarnya program ini ramah lingkungan, karena limbah yang selama ini ada gas methan, dengan adanya project ini kita tutup dan tangkap gas methan dan kita manfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga gas “ jelas Suwandi, yang juga menjadi narasumber dan Presentasi dalam Acara Stakeholder Konsultasi Rencana Pembangunan Biogas Plant itu.

Suwandi menjelaskan, sebelumnya, Musim Mas Group juga sudah melakukan 10 Project pembangunan Biogas Plant di Indonesia, yaitu : Kalimantan Tengah (Kab. Waringin Timur) (, Riau ( Pelalawan, Inhil, Rohul ), Sumatra Barat ( Kab. Pasaman Barat), Sumatra Selatan ( Banyuasin). Suwandi memperkirakan pembangunan PLTBg di PT. ISB Surau Tinggi akan memakan anggaran sekitar Rp. 30 Milliar.

Dalam diskusi dan konsultasi itu, ada sebagian masyarakat Surau Tinggi menganggap pembangunan PLTBg dapat merusak lingkungan, menanggapi hal itu Suwandi menjelaskan, karena masyarakat masih kurang pemahaman. Padahal Project itu ramah lingkungan yang manfaatnya sangat besar untuk masyarakat.

“ sebenarnya mungkin masyarakat disini masih kurang pemahamannya terhadap PLTBg ini, Secara teknisnya nanti akan kami sampaikan kepada masyarakat. Seperti pembungunan PLTbg di Pangkalan Lesung, yang sudah berjalan 5 tahun itu masyarakat dapat menikmati listrik, jadi tidak ada berdampak apa-apa, justru dadri kesuksesan Group kita itu makanya kita lanjutkan pembangunan PLTBg di PT. ISB Surau Tinggi ini “ jelas Suwandi Kepada Masyarakat Surau Tinggi, Karena Ada sebagian masyarakat menganggap Pembangunan PLTBg dapat merusak lingkungan di Desanya.

Suwandi berharap pembangunan Biogas Plant di PT. ISB Surau Tinggi dapat bermanfaat dan membantu Pemerintah dalam kekurangan energi. Dalam Pengelolaan PLTBg kedepannya akan bekerja sama dengan pihak PLN. Project ini selain ramah lingkungan juga dapat memenuhi kekurangan energi di Rohul.
Dalam acara Stakeholder Konsultasi Rencana Pembangunan Biogas Plant di hadiri oleh Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Rohul Drs. Yusmar Yusuf M.Si, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Rohul Sri Hardono, Perwakilan Badan Lingkungan Hidup Rohul Lidia, Mill Manager PT. ISB Suwandi, Humas Head Office Musim Mas Group Pusat Lelo Ritonga, Humas PT. ISB Surau Tinggi Malinton Purba, Camat Rambah Lukman Badoe, Kepala Desa, Kepala Dusun, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Setelah melakukan Ekspose pembangunan PLTBg oleh Kadistamben Rohul, Yusmar memberikan cinderata mata kepada Humas Head Office Musim Mas Group Pusat Lelo Ritonga berupa cincin batu akik khas Rohul, yang saat ini memiliki kualitas terbaik di Provinsi Riau bahkan Nasional.***(rls)