Soal Penangkapan Alat Berat, Kabid PPKH Dishut Kampar Siap Diberhentikan
Soal Penangkapan Alat Berat, Kabid PPKH Dishut Kampar Siap Diberhentikan

Kampar(SegmenNews.com)- Penangkapan alat berat di desa tanjung karang kecamatan kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar, Rabu (3/6/15) yang sedang menggarap lahan seluas 130Ha di kawasan konsesi PT PSPI,Tim,Dari Polhut Dinas kehutanan kabupaten kampar yang di pimpin kasat polhut salman bersama anggota personil Polhut dinas kehutanan kabupaten Kampar. Berhasil menyita ekscavator yang sedang beraktivitas di hutan lindung kawasan konsesi PT PSPI di desa tajung karang kabupaten kampar.

Berdasarkan konfirmasi anggota Polhut kehutanan Kampar Bustamam mengatakan areal tersebut berada dalam kawasan lindung PT PSPI yang berada di desa tanjung karang kecamatan kampar kiri hulu kabupaten kampar.

Di Tempat terpisah pemilik lahan jhony saat di konfirmasi yang juga selaku orang terdekat, Jefrinoer Bupati Kampar. Warga kelurahan Bangkinang kota enggan memberikan keterangan kepada segmennews.com saat hendak meninggalkan ruangan kabid PPKH darwin saragi di kantor dinas kehutanan kabupaten kampar.

Ketika di konformasi Darwin Saragi selaku Kabid PPKH Dinas kehutanan kabupaten kampar mengatakan saat ini adapun barang bukti yang kita sita di lokasi Kawasan hutan Lindung konsesi PT PSPI 1 (satu) unit ekscafator jenis Komatsu yang sa’at ini sedang kita titipkan di polsek bangkinang kota ungkapnya.

Untuk tindak lanjut perkaranya akan segera kita limpahkan di polres kampar guna untuk proses penyelidikan lebih lanjut ungkapnya saat di wawancarai segmennews.com di ruang kerjanya,

Adanya dugaan intervensi Jefrinoer selaku Bupati Kampar, Darwin Saragin mangatakan memang ada pemilik alat beratnya mencoba membujuk. “Saya dimintai tolong, agar alat beratnya saya tangguhkan. Namun itu saya tidak saya gubris, kalaupun itu ada tekanan dari pimpinan, saya siap berhenti dari jabatan saya, selaku kabid PPKH dinas kehutanan kampar di ruang kerjanya, kalau itu saya tidak takut,” tegas darwin.

Yang jelas sambungnya, pihaknya segera menyerahkannya ke Polres Kampar untuk di tindak lanjuti.***(ali)