Ahmad Supardi: Jadikan Ramadhan Haul Penghitungan Zakat Maal
Ahmad Supardi: Jadikan Ramadhan Haul Penghitungan Zakat Maal

Rokan Hulu(SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Kasi Penyelenggara Syari’ah Drs H Martillevi Saleh MSy, mengharapkan agar umat Islam menjadikan bulan Ramadhan sebagai haul (putaran waktu) penghitungan Zakat Maal.

Sebab bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah, bulan maghfirah, bulan peduli fakir miskin, bulan dimana pahala kebajikan dilipatgandakan, dan lain sebagainya. Ketika zakat Maal dibayarkan pada bulan Ramadhan berarti kita telah membantu fakir miskin, dan pahalanyapun dilipatgandakan Allah SWT karena dibayarkan pada bulan Ramadhan.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul kepada sejumlah wartawan berbagai media cetak dan elektronik yang biasa meliput kegiatan pada kantor Kemenag Rohul, Kamis (25/6/2015) bertempat di kantor Kemenag Rohul, Jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah, Kota Pasir Pengaraian.

Dikatakannya, pembayaran Zakat Maal dapat dilakukan kapan saja, tergantung pada kapan mulai dan atau mengakhiri menghitungnya. Jika penghitungannya (haul) dimulai pada bulan Ramadhan tahun lalu, maka waktu pembayarannya adalah bulan Ramadhan tahun ini.

Pembayaran Zakat Maal termasuk infaq dan shodaqah pada bulan Ramadhan mendapatkan beberapa keunggulan. Diantaranya adalah yang bersangkutan berbuat baik pada bulan mulia dan pahalanya dilipatgandakan Allah SWT melebihi pada bulan-bulan lainnya, tegasnya.

Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kepala Humas dan Perencanaan Kanwil Kemenag Riau ini, mengharapkan agar bulan Ramadhan ini dapat dijadikan haul atau waktu penghitungan pembayaran zakat Maal, sehingga bulan Ramadhan ini dapat kita isi dengan berbagai amaliah Ramadhan, termasuk membayar zakat Maal.

Dengan demikian maka Ramadhan bukan hanya dijadikan sebagai waktunya pembayaran zakat fitrah, tetapi juga waktunya pembayaran zakat Maal, apalagi fakir miskin banyak kebutuhannya diperlukan pada saat bulan Ramadhan.

Umat Islam di belahan dunia lain seperti Timur Tengah dan lain sebagainya, banyak menjadikan Ramadhan sebagai haul penghitungan zakat Maal, sehingga semarak Ramadhan semakin kelihatan dan semakin bermanfaat bagi umat, khususnya fakir miskin.***(rls/ran)