Wako Hadiri Rakor Kemen ESDM di Bandung
Wako Hadiri Rakor Kemen ESDM di Bandung

Bandung(SegmenNews.com)– Senin 3 Agustus 2015. rangka mendorong percepatan pembangunan terutama tentang tenaga kelistrikan di Indonesia Kementrian ESDM mengadakan pertemuan dengan para Menristek, BPK RI dan kepala Daerah Gubernur dan Walikota dari seluruh Indonesia di Kampus ITB Bandung dalam tema “Pembangunan Pembangkit 35.000 megawatt” Menguak Mimpi Menjadi Realita.

Hadir dalam acara Mentri ESDM Bapak Sudirman Said, kementian Ristek dan Dikti, BPK RI, Ahli Ketenagalistrikan ITB, dan para Gubernur dan Walikota dari seluruh Indonesia dan pakar ketenaga listrikan Nasional. Acara yang dimulai pada pukul 8.00 wib yang dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh undangan yang hadir dan sambutan Rektor ITB sebagai Pihak penyelenggara Pembangunan Pembangkit 35.000 megawatt.

Mentri ESDM menyambut baik pertemuan ini karena dengan percepatan Pembangunan Pembangkit 35.000 megawatt ini Indonesia dapat memenuhi kekurangan tenaga listrik kita pada saat ini baik di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan dan Papua. Masing-masing daerah harus bekerja dan mencari lahan dan tempat untuk pembangkit lisrik nasional ini. Walaupun banyak kendala di daerah yang terjadi terutama pembebasan lahan yang menjadi masalah mega proyek pembangkit tenaga lisrik ini.

“Saya yakin daerah bisa dan mampu untuk mecari jalan keluar agar apa yang diingini masyarakat dapat terwujud dengan mengatasi kelangkaan kelistrikan di seluruh Indonesia ini, ujar mentri.

Walikota Pekanbaru H.Firdaus,ST.MT yang didampingi Asisten II Bagian Pembangunan dan Ekonomi bapak Ir.Dedi Gusriadi, Kepala BPPT Abdul Jamil, Kabag Ekonomi, Kabag Protokol dan PD.Pembangunan Bapak Ari Susanto yang ikut hadir dalam pertemuan Pembangunan Pembangkit 35.000 megawatt di kampus ITB Bandung.

Pekanbaru adalah salah satu yang masuk dalam mega Proyek Pembangunan Pembangkit 3.500 megawatt dari pemerintah pusat. Para pakar Kelisrikan yang hadir menyakini bahwa Pembangunan Pembangkit 35.000 megawatt ini akan berjalan dengan sukses asalkan ada kerjasama dan sinergi antara daerah dan pusat untuk membangun kelistrikan kita di Indonesia.***(rls)