Siak(SegmenNews.com)- Melalui kerjasama kemitraan BKKBN dengan TNI, Pemkba Siak tingkatkan penguatan dan percepatan pencapaian sasaran program kependudukan, Keluarga Berencana dan pembangunan keluarga RPJMN 2015-2019.

Diawali dengan pemukulan gong Bupati Siak H Syamsuar secara resmi membuka pencanangan bulan bhakti TNI KB dan Kesehatan yang digelar di halaman Puskesmas Kecamatan Minas, Selasa (4/8). Turut hadir Wakil Bupati Siak H Alfedri, Camat Minas Aprizal, Dandim 0303 Bengkalis yang diwakili oleh Danramil Siak, Kepala BP3AKB H Arfan Usman, Ketua TP PKK Kabupaten Siak Hj Misnarni Syamsuar, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Siak Hj Rasidah Alfedri, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Siak Hj. Rahimawati Hamzah, Camat beserta ketua PKK Kecamatan se-Kabupaten Siak dan sejumlah Penghulu se kecamatan Minas.

Dalam Sambutannya Bupat Siak H Syamsuar mengatakan dukungan jajaran TNI dalam pelaksanaan Program Keluarga Berencana semenjak di luncurkannya program KB sampai saat ini tidaklah diragukan lagi. Institusi ini senantiasa konsisten dalam mendukung program KB. Hal ini dikarenakan TNI telah menyadari benar bahwa penduduk merupakan modal dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itulah, program Keluarga Berencana yang dilaksanakan pemerintah juga dilaksanakan sejalan dengan program yang didesain oleh kelembagaan Tentara Nasional Indonesia dalam rangka peningkatan keamanan Nasional, kata Syamsuar.

Di awal diluncurkannya program KB tahun 1970-an, jajaran TNI merupakan ujung tombak pertama yang ikut mensosialisasikan program KB ke seluruh lapisan masyarakat. Sampai saat ini pun komitmen TNI untuk mensukseskan program KB tidaklah kita ragukan lagi, jelas Bupati.

Melalui momentum kegiatan bakti sosial TNI – KB – Kesehatan ini, marilah kita tingkatkan kerjasama kemitraan dalam rangka mendukung terlaksananya program KB di masyarakat, sesuai dengan tema Bhakti sosial TNI KB Kesehatan tahun ini, ”Melalui kerjasama kemitraan BKKBN dengan TNI, kita tingkatkan penguatan dan percepatan pencapaian sasaran program kependudukan, Keluarga Berencana dan pembangunan keluarga RPJMN 2015-2019”.

Bupati menambahkan dengan dukungan dari TNI melalui program revitalisasi program KB, mudah-mudahan apa yang diharapkan dari kegiatan ini dapat terlaksana sesuai dengan tujuan yang ingin kita capai melalui dukungan dan peran dari anggota Babinsa.

Apalagi TNI selama ini kita kenal sebagai institusi yang selalu memegang teguh keputusan dan komitmen yang telah dibuat. Kita menyadari bahwa program KB tidak hanya membangun keluarga agar menjadi hidupnya lebih bahagia dan sejahtera, tetapi juga membangun penduduk negeri ini agar terkendali kuantitasnya serta meningkat kualitasnya, menuju bangsa yang kokoh, kuat dan tangguh.

Persoalan kependudukan dan keluarga berencana saat ini sudah menjadi isu penting dalam hal kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita cermati kehidupan saat ini, tidak ada satu negara pun akan memiliki ketahanan nasional yang tangguh jika tingkat derajat kesehatan masyarakatnya tidak optimal, sehingga isu kependudukan ini memiliki perspektif ketahanan Nasional. Oleh karena itu, kepada seluruh perangkat daerah, Dinas, Badan, Kantor untuk bisa memberdayakan masyarakat secara produktif untuk dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat secara bersama-sama dan saling mendukung antara satu dengan yang lainnya.

Pemerintah Daerah dan masyarakat tentu akan sangat mendukung dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh TNI untuk ikut peduli terhadap berbagai permasalahan Keluarga Berencana dan Kependudukan. Ini menunjukkan betapa pentingnya pengendalian jumlah penduduk, karena masalah kependudukan akan memberikan pengaruh kepada seluruh aspek kehidupan. Jumlah penduduk yang banyak akan mempengaruhi tingkat kebutuhan akan pangan, apabila kebutuhan pangan tidak terpenuhi akan membahayakan kepada tingkat keamanan.
Kita juga menyadari betapa pentingnya program KB, karena Program Keluarga Berencana juga menyangkut permasalahan kualitas Sumberdaya Manusia. Kita harus ingat bahwa penduduk yang banyak bisa menjadi modal bagi daerah apabila kualitas penduduknya baik, akan tetapi apabila kualitas penduduknya rendah akan menjadi masalah bagi daerah. Untuk itu, mari kita secara bersama-sama berupaya untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia mulai dari keluarga masing-masing.

Jika kita cermati kondisi perkembangan penduduk yang ada di wilayah Kabupaten Siak, maka akan kita dapati data bahwa setiap tahunnya jumlah penduduk selalu mengalami peningkatan, apakah itu karena perpindahan penduduk atau dikarenakan faktor kelahiran. Sehingga jika kita bandingkan jumlah penduduk Kabupaten Siak per Desember 2010 sampai dengan desember 2014, berdasarkan data telah terjadi peningkatan jumlah penduduk sebanyak 112.524 jiwa, atau naik sekitar 22,5 % dari jumlah penduduk Kabupaten Siak tahun 2010 yang berjumlah 388.506 jiwa. Sementara pada tahun 2014 penduduk Kabupaten Siak berjumlah 501.030 jiwa.

Hal ini disebabkan oleh karena Kabupaten Siak menjadi daerah tujuan migrasi penduduk terbesar di Propinsi Riau dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. Terjadinya migrasi ini boleh jadi disebabkan daya tarik kebijakan dan program pembangunan untuk masyarakat yang kita lakukan di Kabupaten Siak seperti Pendidikan gratis, kesehatan gratis dan terbukanya lapangan kerja.

Berdasarkan persentase pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi tersebut, diperkirakan jumlah penduduk Kabupaten Siak pada tahun 2020 akan mencapai angka 706.056 Jiwa. Jika fenomena ini benar-benar terjadi, maka tantangan yang akan kita hadapi sungguh akan menjadi semakin berat, karena tingkat persaingan hidup akan menjadi semakin tinggi, lahan perkebunan dan pertanian akan semakin menyempit, lapangan pekerjaan akan diisi oleh orang yang berkualitas dari luar daerah dan masih banyak lagi persoalan yang akan kita hadapi. Karena itu program dua anak lebih baik yang menjadi motto program KB marilah kita terapkan ditengah-tengah masyarakat agar keluarga kita nantinya menjadi keluarga yang berkualitas, dan mampu bersaing.

Melalui kesempatan ini saya juga mengajak kita semua, untuk bersama-sama terlibat aktif dalam menangani masalah kependudukan dan Keluarga Berencana ini. sebesar apapun partisipasi yang diberikan akan sangat bermakna bagi daerah ini, khususnya bagi Kabupaten Siak yang kita cintai.

Usai membuka pencanangan, selanjutnya Bupati Siak dan rombongan meninjau bazaar PKK kecamatan Minas, dan pelayanan kesehatan dan donor darah. Dalam kesempatan tersebut Danramil Siak turut menyumbangkan darahnya.***(rls)