Wanita Pemain Film Porno Jepang Ini Mengaku Dipaksa Gituan

Tokyo

Saku Kasai menangis menceritakan kisah Pilunya kepada pers
Saku Kasai menangis menceritakan kisah Pilunya kepada pers

(SegmenNew)-Wanita ┬ápemain film porno Jepang (JAV) Saku Kasai (30) baru-baru ini mengaku dicuci otaknya oleh produser film dan dipaksa ‘begituan’. Pengakuan ini sontak menghebohkan warga Jepang.

Ia mengaku 8 bulan dicuci otaknya oleh seorang bos produser film dan kini berencana menuntutnya ke pengadilan.

“Saya baru sadar kini telah dipermainkan lalu dilempar, ditipu, diancam untuk membayar denda besar bila tak mau main film lagi, diperas habis-habisan,” ujar Kasai, kepada pers belum lama ini sambil menangis mengutarakan kisahnya.

Bos produser JAV tersebut akhirnya ditangkap polisi Juni 2016 dan Kasai pun mengajukan ke pengadilan kasusnya tersebut yang dianggapnya telah dicuci otaknya oleh bos tersebut selama delapan bulan sehingga dia terperangkap ke dalam dunia JAV.

Seorang petinggi kabinet Jepang pun sempat mengomentari kasus tersebut.

“Pelaku terpaksa dijerumuskan jadi pemainfilm JAV. Namun pemain JAV lain sebenarnya juga harus berusaha untuk memahami situasi yang sebenarnya tentang kekerasan terhadap perempuan yang membutuhkan pemberantasan dan pencegahan.”

Seorang aktivis hak asasi manusia internasional, Sekjen NGO Human Right Now, Kazuko Ito juga mengomentari.

“Perbudakan utang dan kekerasan serius terhadap perempuan saat ini tampaknya cukup mengejutkan, Mungkin kita tidak pernah bermimpi bahwa ada hal seperti itu sampai saat ini. Masalah sosial ini harus benar-benar diangkat ke permukaan secara serius,” ujarnya.

Sementara mantan artis AV Jepang, Mariko Kawana untuk meng konsolidasikan industri AV ini berusaha merangkul para artis AV untuk bersatu supaya kuat.

“Kita berusaha menjauhkan mereka para artis AV dari pemerasan, dari kekerasan terhadap artis AV agar para aris bisa tetap menjaga feminimismenya sekaligus tetap mengangkat industri ini dengan baik dan sehat,” ujarnya. (tribunnews)