Pembobol Brankas Sekwan DPRD dan Dinas Pariwisata Kepri Belum Terungkap

Ilustrasi

Tanjungpinang (SegmenNews.com)- Polres Tanjungpinang mengakui kesulitan mengungkap dua kasus pembobolan brankas di kantor pemerintahan di wilayah Tanjungpinang.

Yakni, brankas Dinas Pariwisata Provinsi Kepri dan brankas Sekretariat DPRD Provinsi Kepri.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro mengaku, pihaknya mengalami kesulitan mengungkap dua kasus tersebut.

Hal itu akibat minimnya petunjuk yang diperoleh dalam penyelidikan.¬†“Kita kesulitan karena minimnya petunjuk. Itu jadi tunggakan buat kami,” kata Joko, kepada tribunatam

Pihaknya mengatakan, dua kasus pembobolan ini masih dalam penyelidikan. Beberapa kendala pengungkapan kasus itu adalah karena tidak adanya CCTV maupun saksi di lokasi kejadian.

Namun, seperti diberitakan sebelumnya, saat kejaadian malam itu, banyak anggota Satpol PP yang bertugas.

“Tak ada CCTV-nya. Kita sudah berusaha. Kita msh terus lidik,” kata Joko.

Pembobolan brankas Kantor Setwan DPRD Kepri dengan total kerugian mencapai Rp 70 juta serta materai sebanyak 200 lembar, terjadi pada Bulan Mei lalu.

Sedangkan kasus pembobolan brankas di Dinas Pariwisata Provinsi Kepri dengan total kerugian Rp 50 juta terjadi pada Bulan Juli 2016.(btc/achir)