Wardan Resmikan Program DMIJ Kecamatan Tempuling

Inhil(SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan meresmikan pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) Kecamatan Tempuling Tahun Anggaran 2016 di Desa Teluk Kiambang, Rabu (22/3/2017) pagi.

Kedatangan Bupati Wardan di Desa Teluk Kiambang disambut oleh antusiasme warga yang memadati lokasi peresmian. Warga terlihat begitu gembira dengan kedatangan orang
nomor satu di Kabupaten Inhil tersebut, meski terik matahari yang begitu menyengat.

Kunjungan Bupati Wardan didampingi oleh Hj Zulaikha Wardan selaku Ketua TPP PKK dan Bunda Paud Inhil. Selain itu, turut hadir pula para pejabat eselon di lingkungan
Pemerintah Kabupaten Inhil.

Wardan dalam arahannya kali ini, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program DMIJ di Kecamatan Tempuling yang dinilai sukses sejak awal pelaksanaannya hingga
saat ini.

Secara umum, Wardan menyoroti pelaksanaan program DMIJ di seluruh Kecamatan se-Kabupaten Inhil yang juga tergolong sukses.

“Seperti di Kecamatan Pelangiran. Beberapa waktu lalu, saya diundang oleh Camat Pelangiran. Dalam waktu 1 hari, Camat Pelangiran mengajak saya berkeliling ke 8 desa,
untuk menghadiri acara yang ada di masing-masing desa. Ternyata, dalam waktu 1 hari, dengan konetivitas antar daerah yang mudah dikarenakan infrastruktur yang baik,
kami bisa menyelesaikan kunjungan ke 8 desa tersebut, dari pagi hingga malam hari,” terangnya.

Sebagai ‘negeri hamparan kelapa dunia’, Wardan mengatakan, pentingnya konektivitas antar wilayah di Kabupaten Inhil yang berguna sebagai penunjang aktivitas
perekonomian masyarakat berbasis kelapa.

“Meski saat ini banyak diantarabkebun kelapa rakyat yang rusak bahkan hancur dikarenakan berbagai macam persoalan, sepertu intrusi air laut, abrasi dan hama. Kabupaten
Inhil masih tetap layak menyandang predikat sebagai ‘negeri hamparan kelapa dunia’, mengingat luas kebun kelapa yang mencapai lebih – kurang 432 ribu hektare, yang
terluas diantara Kabupaten / Kota lainnya di Indonesia,”

Mengatasi persoalan kerusakan kebun kelapa rakyat tersebut, Wardan mengatakan, bersama Pemerintah Kabupaten Inhil, telah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan
rehabilitasi. Salah satu langkah yang diambil, lanjut Wardan, adalah dengan memberikan bantuan ekskavator di seluruh Kecamatan se-Kabupaten Inhil.

 

“Sekarang sudah 16 Kecamatan yang diberikan bantuan ekskavator, selebihnya akan kita berikan secepatnya juga. Semoga dengan ekskavator tersebut, dapat membantu
perbaikan kebun kelapa rakyat. Kalau sudah baik, baru fokus ke harga kelapa,” tukasnya.

Terkait komoditas kelapa, Wardan mengaku, harga kelapa di Kabupaten Inhil cenderung meningkat dari harga beberapa tahun sebelumnya. Sebab, Wardan mengatakan, pihak
Pemerintah Kabupaten Inhil saat ini tengah mengupayakan, agar harga kelapa di Inhil dapat berimbang dengan harga beli kelapa dunia.(adv/Diskominfo)