Meranti(SegmenNews.com)- Limbah kilang sagu milik Ating diduga mencemari sungai dan meresahkan warga. Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kepulauan Meranti diminta bertindak dan memberikan saksi tegas.

Resahkan Warga, DLHK Meranti Diminta Tindak Kilang Sagu Ating

Kepala Desa Sonde, Sapri, Selasa (13/3/18) mengatakan, akibat limbah sagu milik Ating yang mencemari sungai, masyarakat kehilangan mata pencaharian.

“Ya, sekitar tiga minggu lalu pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah monitor ke lokasi kilang sagu, namun apa saja yang dilakukan kita tidak tahu karena tidak ada pemberitahuan. Kita minta ketegasannya,” kesal Sapri.

Ia berharap, DLHK Meranti transparan dalam mengusut limbah itu. Jika diperlukan, dilakukan pengecekan ulang dengan menyertakan masyarakat.

“Dinas harus melakukan pengecekan ulang lagi, dan kalau bisa bersama-sama dengan kita,” tegasnya.

Warga lain yang enggan namanya dimuat, mengkhawatirkan jika DLHK belum juga mengambil tindakan. Masyarakat akan semakin menderita, dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-harinya, yang hanya diperoleh dari sungai.

“Kami harap dinas terkait, segera menangani limbah yang dibuang disungai itu, agar perekonomian masyarakat kami (nelayan) tidak terhambat,” pintanya.***(Dham)