Brosur yang di tempel di pohon di Jalan Kasah Pekanbaru (foto:hasran/segmennews.com)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Polda Riau diminta mengusut tuntas kasus dugaan penipuan akreditasi B oleh Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Kota Pekanbaru.

Desakan itu disampaikan mahasiswa STAI Al-Azhar Pekanbaru, Rahmat Syahroni S (24) mewakili mahasiswa lainnya, kepada segmennews.com, Sabtu (21/4/18). Dikatakan kasus ini telah dilaporkan tanggal 10 April 2018 lalu ke Reskrimsus Polda Riau tanggal 10 April 2018, dengan nomor:STTP/05/IV/2018/ Ditreskrimsus.

Atas laporan tersebut, Polda Riau diminta segera melakukan penyelidikan dan memeriksa dokumen dan para saksi-saksi.

“Kita minta Polda Riau segera menuntaskan persoalan ini, agar tidak ada mahasiswa yang merasa dirugikan,” harapnya.

Menurutnya, akreditasi sekolah tinggi tesebut hanya berakreditasi C bukan akreditasi B seperti yang dipromosikan pihak STAI Al-Azhar Pekanbaru.

“Kami merasa minder dengan akreditasi kami, dan jangan samakan kami dengan 4.000 mahasiswa yang sudah tamat. Karena kami pelajar yang menuntut keadilan,” ujarnya sedih.

“Balikkan usia kami seperti 3 tahun lalu. Supaya kami bisa mencari kampus yang akreditasinya bagus dan kami tidak akan minder lagi,” sesalnya lagi.

Pantauan segmennews.com dilapangan, walaupun dugaan penipuan akreditasi B sudah dilaporkan, brosur STAI Al-Azhar Pekanbaru menampilkan akreditasi B masih terpajang di pohon dan tiang listrik disejumlah titik kota Pekanbaru **(ran)