Tembilahan(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) mengimbau masyarakat terutama para nelayan, untuk tidak mencari dan menangkap ikan menggunakan racun, karena akan berdampak buruk bagi lingkungan dan keberlangsungan hidup binatang laut tersebut.

Imbauan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil, Said Syarifuddin usai melantik pengurus Ikatan Keluarga Alumni Universitas Riau (IKA-UR) dan Pengurus Ranting Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Gaung Masa Bhakti 2018-2022, yang digelar di Parit Payung, Rabu (2/5/2018).

Dikatakan Sekda yang juga menjabat sebagai Ketua IKA-UR dan Ketua DPC HSNI Kabupaten Inhil ini, para pengurus IKA-UR dan HSNI diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menyerap dan menyuarakan aspirasi dari masyarakat setempat.

“Disini sungai yang ditambak yang membantu masyarakat, berbeda dengan di Tanah Merah kemarin di daerah lautan. Untuk itu, diharapkan bisa mengembangkan budidaya perairan dengan baik,” ujar Sekda.

Salah satu upaya mengembangkan hasil di perairan tersebut, adalah dengan tidak mencari dan menangkap menggunakan racun, karena dapat menghabiskan bibit-bibit ikan lainnya.

“Ikan hasil diracun itu juga tidak sehat, kemudian ada pidananya juga kalau ini dilakukan. Maka, jangan sampai ini terjadi di daerah kita,” pesannya.

Untuk diketahui, pengurus IKA-UR Kecamatan Gaung yang dilantik saat itu diketuai oleh Sidharto. Sedangkan pengurus Ranting HSNI Kecamatan Gaung dipimpin olej Musa A. ***(Advertorial/hms)