Tembilahan(SegmenNews.com)- Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj Zulaikhah memberikan apresiasi atas keaktifan PT Bumi Palma Lestari Persada (BPLP) menyelenggarakan donor darah.

Apresiasi tersebut disampaikannya, karena PT BPLP merupakan perusahaan yang paling rutin melaksanakan kegiatan donor darah di lingkungan perusahaannya.

“Saya selaku Ketua PMI Kabupaten Indragiri Hilir mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PT Bumi Palma Lestari Persada. Sesuai catatan kami, bahwa PT Bumi Palma Lestari Persada adalah perusahaan yang sangat aktif dan teraktif mengadakan kegiatan donor darah,” ujar Zulaikhah saat membuka Kegiatan Bakti Sosial Donor Darah di PT BPLP, Desa Bagan Jaya, Kecamatan Enok, Sabtu (12/5/2018).

Kegiatan seperti itu, lanjut Zulaikhah, perlu dicontoh oleh perusahaan maupun instansi lainnya yang berada di wilayah Kabupaten Inhil.

Apalagi, hingga saat ini PMI Inhil masih menghadapi permasalahan kekurangan stok darah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Setiap bulan kita memerlukan darah lebih kurang 600 kantong. Tapi saat ini PMI Inhil baru dapat memenuhi sekitar 300 sampai 400 kantong. Artinya kita masih kekurangan sekitar 50 persen. Maka untuk itu wajar saja jika masyarakat kita memerlukan darah tetapi harus mempunyai darah pengganti karena stok kita habis,” terang wanita yang akrab disapa Ika ini.

Untuk itu, jelas Ikha, PMI terus berupaya mengimbau dan mengajak serta memberikan surat kepada seluruh instansi dan perusahaan yang ada di Kabupaten Inhil agar melaksanakan kegiatan donor darah pada momen-momen tertentu.

“Kami mengharapkan kepada seluruh Camat, RT dan RW, kiranya punya mendata seluruh warga masyarakat yang mempunyai persyaratan sehat dan lainnya yang bisa mendonorkan darah. Contoh alamat, nama dan golongan darahnya. Jadi, pada saat tertentu kita butuh darah kita sudah ada datanya. Selama ini kita tidak punya itu, maka terlambat kita menolong. Pasien masih mencari-cari di PMI sudah habis dan mencari lagi yang mana mendonorkan darah, menemukan orangnya saja susah. Kalau ini dilakukan seluruh kecamatan dan punya data lengkap, kita tinggal hubungi camatnya saja. Inilah potensi kita dalam rangka memenuhi darah masyarakat kita,” tambahnya.***(Advertorial/hms)