Rohul(SegmenNews.com)-  Di bulan suci Ramadhan 1439 Hijriyah/ 2018, sejumlah titik Pasar Ramadhan di Pasir Pangaraian dan sekitarnya wikayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berdiri, umumnya menyediakan takjil makanan dan minuman untuk berbuka puasa.

Selain seperti di depan Pasar Modern Kampung Padang dan depan SD 002 Rambah Desa Pematang Berangan kecamatan Rambah, juga setiap tahunnya Pasar Ramadhan‎ di kawasan Pasar Lama Kelurahan Pasir Pangaraian, Kecamatan Rambah disiapkan panitia. Tahun ini, ada 88 lapak yang disiapkan untuk pedagang makanan maupun minuman.

Diakui Lurah Pasir Pangaraian, Mukhlis SE, ke 88 lapak Pasar Ramadhan yang disediakan panitia, berukuran 2,5 meter kali 1,5 meter dan semuanya sudah ludes dipesan para pedagang makanan dan minuman untuk berbuka puasa, dan umumnya pedagang setiap tahunnya rutin berjualan di pasar Ramadhan tersebut.

“Untuk setiap lapaknya, disewakan ke pedagang Rp 300 ribu selama 25 hari Ramadhan. Itu sudah termasuk uang sampah di Dinas Lingkungan Hidup (Rohul), untuk parkir nantitnya dikelola oleh pemuda Lingkungan Kelurahan Pasir Pangaraian,” ungkap Mukhlis, Kamis (17/5/2018) sore.

Informasi dari panitia dan Kepala Lingkungan Pasir Pangaraian, bahwa jumlah lapak Pasar Ramadhan yang disediakan tahun ini jauh lebih sedikit sekitar 10 lapak dibandingkan tahun sebelumnya.

“‎Jumlah tahun ini berkurang 10 lapak. Panitia mengakui, karena tahun sebelumnya ada banyak lapak yang kosong, sehingga lapak dikurangi namun ukurannya lebih diperluas,” terang Mukhlis lagi.

Sebut Mukhlis, Pasar Ramadhan di Kelurahan Pasir Pangaraian hanya akan beroperasi sekitar 25 hari ke depan. Seperti tahun sebelumnya, 3 hari sebelum hari raya Idul Fitri, semua lapak sudah sudah dibersihkan dan dibongkar oleh panitia.

Mukhlis menghimbau ke seluruh pedagang makanan dan minuman, agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban di Pasar Ramadhan.‎ Selain itu, berharap seluruh makanan dan minuman yang dijual pedagang dipastikan tingkat kebersihan dan kualitasnya serta aman dikonsumsi masyarakat.

Mukhlis juga meminta ke pedagang, makanan dan minuman untuk berbuka puasa yang dijual‎tidak menggunakan zat berbahaya seperti formalin, boraks, atau pewarna berbahaya.

“Agar ini diperhatikan tingkat kebersihan, kualitas, serta kesehatan makanan dan jangan menjual makanan yang mengandung zat berbahaya karena bahaya bagi masyarakat,” sebut  Lurah Pasir Pangaraian.

Mukhlis menambahkan, bahwa Pasar Ramadhan di Kelurahan Pasir Pangaraian berbeda dengan pasar lainnya. Karena di pasar tersebut menurutnya juga dijual berbagai macam makanan khas Rohul, seperti kokek asam durian, anyang pakis, anyang pangkek, asam podeh patin, asam podeh baung,‎ dan lainnya.***(fit).