Said Hasyim : Membakar Lahan Bisa Dikenakan Sanksi Pidana

Meranti(SegmenNews.com)- Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim menegaskan, hilarious membakar lahan yang menyebabkan kebakaran besar, akan dapat dikenakan sanksi pidana.

Hal itu dikatakannya ketika mengunjungi lokasi kebakaran lahan di Desa Tanjung Pranap dan Mengkikip Kecamatan Tebing Tinggi Barat. Meskipun api sudah tak terlihat namun asap tebal masih terlihat di lokasi sekitar.

Dalam kunjungannya dilokasi kebakaran Said Hasyim mendapati puluhan Hektar lahan milik masyarakat di dua Desa tersebut, yakni Desa Tanjung Pranap dan Desa Mengkikip hangus terbakar.

“Dari sekitar 300 lahan masyarakat disekitar lokasi kebakaran, puluhan hektar lahan yang sebagian besar milik masyarakat sudah habis dilalap oleh si jago merah. Ini sudah terjadi mulai Senin lalu. Dugaannya, ini dipicu oleh masyarakat yang membuka lahan dengan membakar (merun). Tapi karena kondisi cuaca panas ditambah angin kencang seperti sekarang makanya kebakaran jadi tidak terkendali” ujar Said Hasyim, Sabtu (2/3/2019).

Meski secara kasat mata saat ini api sudah tak terlihat namun dari keterangan para petugas dilapangan kondisi lahan saat ini masih belum dapat dikendalikan sepenuhnya karena karakter dari lahan gambut menyimpan bara api dan sewaktu-waktu jika ditiup angin dapat kembali berkobar.

Menyikapi kejadian itu, Said Hasyim terus mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar apalagi ditengah kondisi cuaca panas ekstrim saat ini. Dikatakan Wabup membakar lahan yang berpotensi menyebabkan kebakaran besar dapat dikenakan sanksi pidana.

“Kita minta masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar apalagi di tengah kondisi cuaca panas ekstrem seperti sekarang ini. Karena jika ada yang membakar lahan dan berpotensi menyebabkan kebakaran besar, dapat dikenakan sanksi pidana” ujarnya.

Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi ia meminta kepada warga agar berhati-hati andai kata mendapati kebakaran lahan yang disebabkan oleh faktor alam. Ia juga mengajak masyarakat untuk Pro Aktif membantu pemadaman agar kebakaran tidak semakin meluas dan mengantisipasi munculnya korban jiwa.***(Dham)