PHK Sepihak 14 Karyawan, Masyarakat Desak Cabut Izin PT MAS

PHK Sepihak 14 Karyawan, Masyarakat Desak Cabut Izin PT MAS

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)-Masyarakat Kacamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan yang mengatas namakan Aliansi Lesung Bersatu (ALB) medesak DPRD Pelalawan mencabut izin operasional PT. Makmur Andalan Sawit (MAS).

Desakan itu disampaikan mereka pada saat hearing kedua di gedung DPRD Kabupaten Pelalawan, Senin (19/11/18) sore. Dalam hal tersebut, pihak ALB menuntut mengembalikan Hak-hak karyawan yang selama ini diabaikan, dan sekarang di PHK tanpa alasan yang jelas dari pihak perusahaan accourcing (Subkontraktor) PT. MAS yakni, PT. Jaguar Inti Perkasa.

“Tujuan kami disini menuntut PT. MAS atau Subkotraktornya PT. Jaguar agar mengembalikan hak-hak empat belas karyawannya yang di pecat sepihak oleh perusahaan,” ungkap perwakilan ALB Farjo Rustam.

Selain pemecatan sepihak oleh Subkontraktor PT. MAS tersebut juga telah memberikan upah/gaji karyawannya lebih rendah atau di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK). Oleh sebab itu pihak ALB mendesak kepada DPRD Pelalawan agar merekomendasikan pencabutan Izin PT. MAS jika tidak mengindahkan permintaan mereka.

“Selain itu, gaji yang dibayarkan dibawah UMK, makanya kita meminta DPRD Pelalawan agar merekomendasikan mencabut izin PT. MAS, jika tidak mengindahkan permintaan kami dan dengan ini juga bisa membuat Perusahan-perusahan yang ada di Pelalawan taat hukum,” tandasnya.

Dalam hearing ke II yang dilaksanakan itu, pihak PT MAS belum bisa memberikan keputusan terkaik PHK sepihak dan UMK dai Subkontraktornya PT Jaguar Inti Perkasa tersebut.

Diakhir haearing ke II di Komisi I DPRD yang dihadiri, perwakilan empat belas karyawan yang di PHK dan ALB, Ketua Komisi I DPRD Pelalawan Eka Putra dan anggota, Jajaran bidang Disnaker tersebut memutuskan agar pihak PT. MAS memberikan keputusan pasti paling lama sampai Rabu, (23/11/18) mendatang.

“Keputusan hari ini, kita minta PT. MAS bisa memberi keputusan terkait persoalan ini, paling lambat tanggal 23 November mendatang, kalau tidak terpaksa kita dari komisi I merekomendasikan agar mencabut izin Operasinal PT MAS,” kata Eka Putra Ketua Komisi I DPRD Pelalawan di akhir hearing.***(Ris)

Bawaslu Pelalawan Tertibkan APK di Kendaraan Umum

Bawaslu Pelalawan Tertibkan APK di Kendaraan Umum

Pangkalan Kerinci(SegmenNews.com)- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pelalawan melakukan penertiban Alat Peraga Kampenye (APK) yang menempel di kendaraan angkutan umum di wilayah Pelalawan, Senin (19/11/18).

Dalam penertiban Bawaslu Pelalawan di bantu oleh personil kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Pelalawan. Adapun penertiban APK yang dilakukan
kali ini di fokuskan pada kendaraan umum yang bisa mangkal di wilayah terminal Pangkalan Kerinci.

“Iya, kali ini penertiban stiker-stikwr peserta pemilu yang dipasang pada kendaraan umum,” ucap Ketua Bawaslu Pelalawan Mubrur, Spi.

Penertiban ini dilakukan bertujuan, tambah mubrur, dikarenakan adanya aturan yang mengatur untuk waktu dan pelaksanaan pemasangan APK dan bahan kampanye, dan juga demi menciptakan demokrasi ang berkualitas dan adil.

“Tujuan penertiban pemasangan Apk dan bahan kampanye pada tahapan kampanye ini, untuk menciptakan pemilu yang berkualitas, adil dan bermartabat sesuai dengan undang undang dan peraturan yang berlaku,” ungkap Mubrur.***(Ris)

Tiga Pencuri Walet Diringkus Polisi di Pelalawan

Tiga Pencuri Walet di Ringkus Polisi di Pelalawan

Pangkalan Kerinci(SegmenNews.com)- Anggota Resort Kriminal (Reskrim) Polsek Pangkalan Kerinci meringkus tiga orang pelaku pencurian sarang walet. Dari tangan pelaku berinisial DS (20), AI (16), dan VR (21) diamankan barang bukti sebanyak 0,28 Gram sarang burung walet.

Kepada SegmenNews.com, Senin (19/11/18) Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan melalui paur hunasnya mengatakan, penangkapan dari Sabtu (17/11/18) lalu, awalnya sekitar pukul 03:00 Wib, rumah Adi Burahman (Korban) yang beralamat di Jl. Abdul Jalil RT 001 RW 004, Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan mendengarkan suara berisik dari atas rumahnya, tempat penangkaran sarang walet itu.

Karena merasa curiga, tambah Kapolres, korban menghubungi ketua RT/RW setempat untuk bersama melihat apa yang terjadi di tempat kejadian perkara (Tkp), selanjutnya sekitar pukul 04:00 Wib korban juga menghubungi anggota piket Polsek Pangkalan Kerinci.

“Sekira pukul 05:00 Wib, Piket SPK dan Reskrim Polsek Pangkalan kerinci menuju ke Tkp, ketika dicek di atas rumah itu , di dapato 3 (Tiga) orang Pelaku yang tidak dikenal berada di dalam sarang burung walet milik korban,” jelasnya

Setelah diamankan, lanjutnya, keadaan rumah sarang walet itu dalam keadaan berserakan dan adanya satu Karung Putih yang berisikan sarang burung walet.

“Dari tangan ketiga pelaku di amankan barang bukti sarang burung walet seberat 0,28 Gram, selanjutnya dibawa ke Polsek Pangkalan kerinci guna pengusutan lebih lanjut,” ungkap Kapolres Kaswandi.***(Ris)

Komit Dukung SDG, RAPP Resmi Jadi Anggota Indonesia GCN

Komit Dukung SDG, RAPP Resmi Jadi Anggota Indonesia GCN

Jakarta(SegmenNews.com)- PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP), resmi menjadi anggota Indonesia Global Compact Network (GCN) Jumat, 16 November 2018 .

Sebagai anggota, PT RAPP berkomitmen untuk senantiasa menggabungkan Sepuluh Prinsip UN Global Compact seperti Hak Asasi Manusia, Standar Ketenagakerjaan, Linkungan, dan Anti-Korupsi dalam strategi, kebijakan, dan prosedur perusahaan. Sepuluh Prinsip ini selaras dengan UN Sustainable Development Goals (SDGs).

Sihol Aritonang selaku Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp and Paper, mengatakan “Menjadi anggota Global Compact Network Indonesia merupakan suatu pencapaian penting sekaligus menekankan aspek-aspek keberlanjutan yang telah diterapkann perusahaan dalam operasinya di Indonesia serta upaya kami menggabungkan Sepuluh Prinsip SDG.”

Acara tersebut dihadiri oleh beberapa sejumlah pejabat terkemuka dan pejabat GCN, termasuk: Lise Kingo, CEO & Direktur Utama UN Global Compact; Y.W. Junardy, Presiden Global Compact Network Indonesia; Suseno Sukoyono, Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan; dan Josephine Satyono, Direktur Utama Global Compact Network Indonesia.

Sepuluh Prinsip UN Global Compact dituruni dari: Universal Declaration of Human Rights (Pernyataan Umum Hak-Hak Asasi Manusia), International Labour Organization’s Declaration on Fundamental Principles and Rights at Work (Undang-Undang Ketenagakerjaan Organisasi Buruh Internasional), Rio Declaration on Environment and Development, (Pernyataan Lingkungan dan Pembangunan Rio) dan United Nations Convention Against Corruption (Konvensi PBB Menentang Korupsi).

Sihol Aritonang pun menyampaikan apresiasinya kepada Global Impact “Mengintegrasikan Prinsip-prinsip ini dan SDG di seluruh operasi kami khususnya di Indonesdia memperkuat pelaksanaan komitmen keberlanjutan kami sekaligus berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat di mana kami beroperasi. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan baik secara nasional maupun regional. ”

PT RAPP adalah business unit dari Grup APRIL. Grup APRIL sebelumnya sudah menjadi anggota di UN Global Compact, dan anggota Global Compact Network Singapura.***(rls)

Soal Baleho Ilegal Abeng, Dewan Meranti: Jangan Asal Pasang dan Mengadu Instansi

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Darwin Susandi SHum

Pekanbaru(Segmennews.com)- Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Darwin Susandi SHum menyayangkan rencana pemasangan baleho di lokasi yang tidak berizin di Jalan Ahmad Yani Selatpanjang oleh Abenghuat alias Wira.

Ditegaskannya, pengusaha baleho mesti mengikuti aturan dan arahan dari instansi terkait. Bukan asal pasang dan membangun tiang reklame.

“Uruslah izin sesuai petunjuk instansi terkait. Jangan mau asal-asalan dibangun,” tegasnya.

Baca Juga: Warga Minta Reklame Ilegal Dipindahkan

Saat pemasangan rangka baleho

Menurut Darwin, tiang reklame tersebut sudah lama dipasang oleh pengusaha Bengkalis yang berdomisili di Pekanbaru, Abenghuat.

Pengerjaan tiang itu tidak dilanjutkan karena tidak memiliki izin. Walaupun belum memiliki izin, namun tiang itu tetap di pajang.

“Memang strategis bagi pengusaha (lokasi pemasangan reklame), namun penyampaian dari masyarakat dan instansi terkait, merasa tidak nyaman dan berbahaya bagi penguna jalan,”  ujarnya  saat dikonfirmasi SegmenNews.com, Senin (19/11/18).

Ia mengingatkan kepada Abeng agar mengikuti petunjuk dan arahan dari instansi terkait, bukan mengadu-ngadu instansi Pemkab dengan instansi vertikal lain.

Baca Juga: Pasang Baleho Tanpa Izin, Abeng Sebut Perintah Kapolda

Ia berharap pemasangan tiang reklame tidak terlalu mendesak ke badan jalan, sehingga tidak mengganggu kenyamanan lalu lintas.

Daerah Kepulauan Meranti, kata Darwin menyambut baik pengusaha manapun yang ingin berinvestasi, karena bisa membantu pembangunan dan meningkatkan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD).

Baca Juga: Kapolres Meranti: Hanya Baleho Imbauan

“Kabupaten Kepulauan Meranti sangat kondusif. Kami komisi II sebagai mitra dengan dinas-dinas terkait sangat Welcome ada investor ke Kepulauan Meranti. Namun tetap harus mengikuti aturan yang berlaku,” sampainya.***(ran)

KPK Segel Kantor Bupati Pakpak Bharat

KPK Segel Kantor Bupati Pakpak Bharat (foto:Tribunnews)

SegmenNews.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel kantor Pakpak Bharat, Minggu (18/11/18). Penyegelan itu untuk mengembangkan kasus korupsi yang menjerat Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu.

Tampak polisi bersenjata lengkap berada di pagar masuk kompleks Kantor Bupati Pakpak Bharat.

nyegelan pintu gerbang tersebut dilakukan, setelah sejumlah personel Satpol PP yang berjaga menolak untuk membuka pintu dengan alasan hari libur kerja.

Padahal, petugas KPK ketika akan memasuki gedung kantor Bupati Pakpak Bharat telah menunjukan surat tugas. Namun, tetap tak diizinkan oleh personel Satpol PP.

“Tadi malam nggak dikasih masuk orang KPK. Ya disegel orang itu aja sak pintu gerbangnya,” kata seorang warga bernama Hendrik, lansir tribunnews.

Hal yang sama juga terjadi ketika petugas KPK hendak menyegel ruangan Kadis PU Pakpak Bharat, David Karokaro. Penolakkan oleh petugas Satpol PP juga terjadi.

Hal itu membuat petugas KPK terpaksa memasang garis segel terhadap pintu masuk kantor Dinas PU Pakpak Bharat, di Kompleks Perkantoran Sindeka.
Akibat penyegelan pintu gerbang aktifitas perkantoran sejumlah PNS yang bertugas di kantor Bupati Pakpak Bharat dan Dinas PU Pakpak Bharat pada Senin (19/11/2018) lumpuh.

Informasi yang dihimpun Tribun Medan, sebelum terjadinya OTT KPK, Bupati Remigo pada malam harinya tengah melayat ke rumah kerabatnya yang meninggal dunia di Gang Bersama, Jalan Cempaka, Gaperta Ujung, Medan.

Menanggapi penangkapan Bupati Pakpak Bharat tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku akan segera segera mengisi kekosongan jabatan bupati dengan menunjuk Pelaksana Tugas (PLT) sebagai pengganti bupati.

“Kalau yang bersangkutan ditahan, kami segera siapkan pejabatnya agar tidak ada kekosongan pimpinan di daerah tidak lebih dari 24 jam SK (Surat Keputusan). Kami siapkan dan kami serahkan kepada Gubernur Sumatera Utara,” ucap Tjahjo Kumolo dilansir dari Kompas.com.***

Sumber:tribunnews

Warga Dambakan Listrik Merata di Tualang-Siak

Ilustrasi

Siak(SegmenNews.com)- Warga dua wilayah di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak mendambakan listrik yang merata.  Dua wilayah itu yakni, Dusun Sekar Mayang, Desa Pinang Sebatang.

Hendri, Ketua RT 03 RW 05, Desa Pinang Sebatang, kepada wartawan Senin (19/11/18) mengatakan hingga kini masih banyak rumah yang belum mendapatkan aliran listrik.

Walaupun sudah ada pemasangan kabel, namun masyarakat belum seluruhnya menikmati listrik.

“Listrik belum masuk semua kerumah warga, ada beberapa  rumah yang sudah di pasang kabel-kabelnya dan masih banyak yang belum disentuh sama sekali, seperti rumah warga didekat Fery penyeberangan yang lama. Padahal di Koto Gasib, listriknya sudah disalurkan ke rumah warga,” ungkapnya, sebagaimana dilansir bertuahpos.

Ahmad, warga Dusun Sekar Mayang, Desa Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak juga mengeluhkan listrik belum menyeluruh.

“Ya kita bersyukur sekali tahun 2018 ini listrik sudah masuk. Tapi di dusun saya ini (Dusun Sekar Mayang) belum semuanya masuk. Padahal warga di sini sangat berharap sekali rumah mereka dapat teraliri listrik” ujar Ahmad.***(btp)

Gara-gara Bocah Main Korek Api, Rumah di Kunto Darussalam Terbakar

Upaya pemadaman kebakaran rumah di Kunto Darussalam

Rohul(SegmenNews.com)-  Kebakaran melanda 1 unit rumah di RT/RW 002/004 Kelurahan Kota Lama Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Minggu (18/11/2018). Beruntung peristiwa itu tidak memakan korban jiwa.

Adapun kronologis kejadian tersebut, sekitar Pukul 12.30 Wib, anak korban atas nama Rafa (8), sedang bermain-main masuk kedalam kamar dengan membawa korek api (Mancis).

Selanjutnya diduga membakar kasur yang berada di dalam kamar, tidak lama kemudian api dengan cepat hidup dan memenuhi kamar.

Pada saat bersamaan anak korban yang bernama Rian  melihat ada asap yang berada di dalam Kamar mendobrak pintu kamar untuk menyelamatkan Adiknya Rafa keluar rumah, tidak lama kemudian api dengan cepatnya membakar rumah dan menghanguskan seisi rumah.

Pada saat kejadian orang tua mereka, Sukirman (53) tidak berada di Rumah. Pukul 13.30 Wib barulah datang Mobil Pemadam Kebakaran Ujung Batu.

“Dengan bantuan mobil pemadam kebakaran Ujung Batu datang untuk membantu memadamkan api,” kata Babinsa Koramil 10 Kunto Darussalam Koptu Safran Hasibuan melalui penerangan Humas Koramil 02 Rambah Koptu Dedy Nofery Samosir.

“Sampai saat ini api sudah berhasil dipadamkan,” tutupnya.***(fit)

Tim Bekasi Juara Lomba Siak Internasional Serindit Boat Race

Siak(SegmenNews.com)- Lomba Siak Internasional Serindit Boat Race resmi ditutup. Juara final A pertama diraih oleh tim dari Kabupaten Bekasi.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Siak, Drs H Alfedri M.Si,di Tepian Bandar Sungai Jantan(18/11/18) Minggu sore.

Diserahkan juga penghargaan untuk juara II diraih oleh tim Jakarta, juara III tim Jakarta dan juara IV diraih oleh tim dari Siak.

Sedangkan untuk final B juara V diraih oleh tim Podsi Inhu,  juara VI tim podsi Muaro Jambi, juara 7 Podsi Kabupatem Siak, dan juara ke 8 dari tim Ganting Damai Kampar.

Untuk hasil Lomba Eksebishi diraih oleh tim Koramil untuk juara pertama, juara ke 2 dari tim wartawan, juara ke 3 Polres Siak, sedangkan juara ke 4 diraih oleh tim Pemda Siak.

Dalam sambutanya, Wakil Bupati Siak Alfedri mengharapkan agar kegiatan ini akan terus terlaksana kedepannya,ini merupakan salah satu bentuk bagian dari kegiatan guna mempromosikan pariwisata yang ada di Kabupaten Siak.

“Alhamdulilah, Lomba Siak Internasional Serindit Boat Race 2018 tahun ini sukese dilaksanakan, kegiatan yang telah dilaksanakan ini merupakan salah satu bentuk untuk mempromosikan Pariwisata yang ada di Kabupaten Siak, semoga kedepan ivent ini bisa terlaksana dan bisa diikuti dari berbagai daerah maupun Negara luar. Saya juga mengucapkan Selamat kepada para pemenang yang telah meraih juara,” tutupnya.***(Rinto)

Ribuan Jemaat HKBP Hadiri Pesta Puncak Kesehatan dan Kebersihan Dalam Lingkungan Hidup

Praeses HKBP Distrik XXII Riau, Pdt Robert Silaban didampingi Istri serta ketua panitia dr Parlin Sijabat

Rohul(SegmenNews.com)- Ribuan Jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XXII, Riau, Regional III, Kabupaten Kampar dan Rohul memadati Gereja HKBP Resort Exaudi, Pasir Pengaraian, dalam rangka pesta puncak Tahun Kesehatan dan Kebersihan Dalam Lingkungan Hidup, Minggu (18/11/2018).

Dalam Kegiatan tersebut turut hadir Praeses HKBP Distrik XXII Riau, Pdt Robert Silaban, M.Th didampingi istri, pimpinan HKBP Resort Exaudi Pasir Pengaraian, Pdt Bachtiar Gultom serta para pendeta yang bertugas diwilayah Distrik XXII Riau.

Usai acara ibadah, Praeses HKBP Distrik XXII Riau, Pdt Robert Silaban menyampaikan banyak terimaksih serta apresiasi yang tinggi terhadap panitia dan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan tahun kesehatan ini, serta terkhusus kepada pendeta- pendeta resort yang ada di wilayah Kampar dan Rohul.

Dijelaskan Praeses, tahun ini merupakan tahun kesehatan dan lingkungan hidup di Gereja HKBP. Dan tentunya kegiatan ini dapat diimplementasikan di setiap gerja HKBP, karena berdampak positif bagi jemaat.

“Kita harapkan kepada seluruh jemaat gereja dapat menerapkan serta
mencintai kegiatan ini dalam kehidupan sehari-hari. Baik dalam kesehatan lingkungan maupun kesehatan rohani,” harap Praeses sembari menyampaikan ada 44 resort serta 303 gereja HKBP yang tersebar di wilayah Distrik XXII Riau yang dipimpinnya.

Sementara itu, ditempat yang sama, Ketua Panitia dr Parlin Sijabat menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruhjemaat gereja yang ada di wilayah Kampar-Rohul atas terlaksananya pesta puncak tahun kesehatan dan lingkungan hidup HKBP Distrik XXII Riau.

“Sebelum pesta punncak yang digelar hari ini, panitia kegiatan juga sudah melaksanakan berbagai kegiatan bersama jemaat gereja HKBP. Diantaranya, melakukan penyuluhan kesehatan, pemeriksaan laboratorium sederhana, pengobatan gratis serta perlombaan kebersihan. Dan semuanya berjalan dengan lancar,” beber dr Parlin. (ber)

error: Konten website ini dilindungi!!