Sedang Nunggu Pelanggan, Pengedar Narkoba Ditangkap di Kedai Kopi

Sedang Nunggu Pelanggan, Pengedar Narkoba Ditangkap di Kedai Kopi

Meranti(SegmenNews.com)- Pria berinisial AN Alias R warga Jalan Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti ditangkap di kedai kopi Jalan Tengku Umar Selatpanjang.

Terungkapnya kasus narkotika jenis sabu-sabu berdasarkan Laporan Polisi : LP.A / 43 / VI / 2020 / Riau / Res Kep. Meranti, tanggal 04 Juni 2020, yang diungkapkan pada Kamis, (04/06/2020) siang sekitar pukul 14:30 WIB.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK kepada awak media, Jum’at (05/06/2020).

Diceritakan Kapolres dari hasil
penyelidikan anggota Opsnal Sat Resnarkoba dimana pelaku diketahui akan melakukan transaksi narkoba jenis sabu-sabu di TKP ( Salah satu kedai Kopi Jalan Tengku Umar,red), dan disaat yang tepat tim yang dipimpin Kasat Resnarkoba Iptu Darmanto SH, langsung mengamankan pelaku yang saat itu sedang menunggu seseorang akan menjemput narkotika.

Dengan disaksikan oleh ketua RW setempat dilakukan penggeledahan badan dan tempat tertutup lainnya, dan ditemukan barang bukti 1 paket sedang diduga narkotika jenis sabu-sabu yang sengaja disimpan pelaku didalam botol Deodoran Merek Rexona Warna Merah Kombinasi Putih yang diletakkan pelaku didalam toilet, dan pelaku mengaku mendapatkan narkotika tersebut dari temannya bernama Z.

“Pelaku berperan sebagai Pengedar atupun bandar, saat ini pelaku sudah diamankan,” jelas Kapolres Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK.

Adapun rincian Batang Bukti (BB) yakni,
1 paket sedang diduga narkotika jenis shabu dibungkus plastik warna bening dgn *berat kotor ± 24,64 gram, 1 lembar kertas pembungkus diduga narkotika jenis shabu,1 buah botol Deodoran Merek Rexona Warna Merah Kombinasi Putih tempat menyimpan Shabu ketika ditemukan, 1 Unit Handphone Merek Oppo A75 berwarna hitam, dan 1 Unit Sepeda Motor Merek Yamaha R15 Berwarna Merah Kombinasi Putih.***(Ags)

Nyaris Makan Korban, Jembatan Rusak di Sungai Kepojan Belum Diperbaiki

Nyaris Makan Korban, Jembatan Rusak di Sungai Kepojan Belum Diperbaiki

Pelalawan(SegmenNews.com)-Kondisi yang sangat memprihatinkan bahkan nyaris memakan korban dengan keadaan dan bentuk jembatan penyeberang antara kota Kelurahan Pangkalan Bunut dengan Dusun Sungai Medang, hingga kini belum ada tanda-tanda akan di bangun Pemerintah.

Dari cerita warga setempat, jembatan sungai kepojan untuk penyeberangan ini sudah hampir lebih kurang 10 Tahun, kondisinya terus seperti itu. Dari warga yang terdiri 70an lebih Kepala Keluarga (KK) yang berdomisi di daerah dusun yang di huni mayoritas warga yang mendapatkan perumahan sosial atau Rumah Layak Huni (RLH) tersebut. Setiap tahunnya warga disana selalu bergotong-royong memperbaiki semampu mereka secara swadaya.

“Sudah puluhan tahun kami menantikan perbaikan jembatan ini, tak kunjung ada tanda-tanda akan dibangun. Hingga saat ini kondisi warga untuk memperbaikinya secara swakelola saja kami sudah kewalahan, di tambah dengan wabah Covid-19 ini, belum lagi material kayunya saat ini susah dicari,” ungkap, Hakim, warga Dusun Sungai Medang, Kelurahan Pangkalan Bunut, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Riau, ini.

Apalagi, tambahnya, saat musim hujan tiba, Dusun Sungai Medang ini selalu manjadi langganan banjir, namun masyarakat didusun ini hanya berharap selalu diberikan kesehatan agar suatu saat tidak menjadi korban saat menyeberang di jembatan tersebut. Karena jalan untuk keluar dari Dusun sungai medang, itu hanya jembatan tersebut jalan satu-satunya untuk menuju ke Kota Kelurahan, jika membeli bahan pokok.

“Bahkan warga disini selalu berenang mencari bahan pokok jika terjadi banjir itu, gimana lagi seperti hujan lebat bulan semalam contohnya, bankah banyak honda-honda warga yang rusak, bila memaksakan melewati banjir. Belum lagi biasanya anak sekolah mambawa baju ganti, waktu aktif sekolah dulu, agar sampai kesekolah dengan baju yang bersih dari kotoran air banjir,” terangnya, dengan nada lesuh.

Selain itu, warga Kelurahan Bunut lainnya, Eka, mengatakan baru-baru ini ia bersama suaminya hampir terperosot karena kaki suaminya masuk di lubang, di celah-celah kayu jembatan itu, dan bahkan nyaris kendaraan roda duanya terjun bebas ke sungai, di bawah jembatan sungai kepojan tersebut.

“Iya, kemarin saya bersama suami hampir terperosot ke sungai, karena saat menyeberang pakai kereta, kakinya masuk ke celah-celah lubang papan jembatan itu,” kesalnya, mengungkapkan.

Ketua rukun tetangga (RT) setempat, M. Jali, kepada SegmenNews.com, mengungkapkan bahwa dirinya mewakili warga sangat berharap besar dengan dibangunnya jembatan yang dirindukan warga disana. Dirinya tidak bisa berbuat banyak, karena gotong-royong selama ini, katanya, warga sudah banyak yang kewalahan, bahkan sebelum ia menjadi ketua RT disana, pihaknya sudah beberapa kali menyuarakan ke media massa, namun sampai saat ini belum juga di gubris.

Walaupun sudah banyak yang menjanjikan, bebernya, namun sampai saat ini belum ada satupun yang membuahkan hasil, sehingga masyarakat tidak sedikit yang kecewa, lantaran jaraknya hanya atusan meter dari Ibu Kota Kelurahan Bunut dan saat ini sudah berada di wilayah Kelurahan Bunut.

“Mewakili warga, harapan besar kami, jembatan penyeberangan Dusun Sungai Medang, Kelurahan Bunut, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan ini bisa di bangun oleh pemerintah. Karena warga kami disini juga sudah sangat, sangat kewalahan untuk memperbaiki jembatan selama ini,” tegas M. Jali, penuh harap.

Sementara itu, Lurah Bunut, Isardi, S.Pd, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin mengajukan permohonan ke Pemerintah Daerah Pelalawan, baik itu dari setiap musyawarah yang dilakukan bersama masyarakat maupun instansi terkait.

“Kami dari Pemerintah Pelurahan sudah berupaya mengajukan baik di musrenbang kecamatan maupun di setiap kesempatan setiap tahunnya kita ajukan untuk pembangunan jembatan itu,” ujar Isardi.

Hal senada juga disampaikan, Camat Bunut, Sri Nursari, SE, terkait pengajuan permohonan pembangunan jembatan penyeberangan di Kelurahan Bunut itu. Memang, katanya, tahun lalu sudah ada tim survei dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

“Sudah setiap tahun kita ajukan, tahun kemarin memang udah ada survei, namun kami tidak mengetahui pasti kendalanya, dalam waktu dekat ini kami juga akan coba juga berkoordinasi lagi,” pungkas Camat, kepada SegmenNews.com.***(Riz)

Terkait PDAM Tidak Hidup, Begini Tanggapan PUPR

Pelalawan(SegmenNews.com)- Terkait telah dua bulan tidak hidupnya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di bawah naungan Unit pelaksana teknis Badan Pengelola Air Bersih (UPT-BPAB) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pelalawan, di Kelurahan Bunut. Pihak PUPR menyebutkan ada kerusakan di bagian pompa mesin dan beberapa kendala.

Hal ini disampaikan, Kabid Air Minum dan PLP, Dinas PUPR Pelalawan, Febrian Abdullah, ST, bahwasannya ia telah berkoordinasi dengan UPT-BPAB Bunut, dan akan mencarikan solusinya dalam waktu dekat ini.

“Kita sudah koordinasi dengan UPT-BPAB karena mereka yang tahu dilapangan, terkait PDAM itu memang benar ada 2-3 pompa airnya yang rusak. Secepatnya kita akan usahakan hidup dan beroperasi kembali,” ujar Kabid Febrian Abdullah.

Pihaknya sejauh ini ada sedikit kendala lain, soalnya, kata Aan sapaan nya ini, jenis alat pompa tersebut termasuk barang agak tua. Dan untuk membelinya perlu pemesanan terlebih dahulu.

“Kita sudah inden barang tersebut, kemungkinan dalam waktu dekat ini, bisa cepat kita perbaiki,” tandasnya.***(Riz)

Cegah Covid-19, Koramil 02 Tebing Tinggi Terus Awasi Posko Pelabuhan Tanjung Harapan

Cegah Covid-19, Koramil 02 Tebing Tinggi Terus Awasi Posko Pelabuhan Tanjung Harapan

Meranti(SegmenNews.com)- Anggota Koramil 02/Tebingtinggi Serda M.Amri Melaksanakan Pengamanan di Posko Pantau Pelabuhan Tanjung Harapan di Kelurahan Selat Panjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Jum’at 5 Juni 2020.

Turut hadir, Bhabinsa 02/Tebingtnggi, Polres Meranti 5 orang, Satpol-PP 1 Orang, Dishub Meranti 2 Orang, Dinkes Meranti 6 Orang dan lainnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Posko Adalah untuk pendisiplinan kepada masyarakat produktif aman Covid-19 waktu kedatangan dan keberangkatan kapal.

Rute Kapal :  Selat panjang – Batam dan Batam – Selat Panjang di Pelabuhan Tanjung Harapan, Kelurahan Selat Panjang Kota, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Dengan adanya pendisiplinan masyarakat produktif Covid-19 di Pelabuhan Tanjung Harapan Selat Panjang, di harapkan masyarakat yang Berangkat Dan Pergi Melalui Pelabuhan selalu menjaga Social Distancing Dan Fisycal Distancing untuk memutus rantai penyebaran Virus Corona atau covid.”ucapnya.

Babinsa 02/Tebingtnggi Serda M. Amri, saat di temui awak media di Posko Pelabuhan Selatpanjang Tanjung Harapan Mengatakan, pemeriksaan secara ketat ini merupakan langkah antisipasi bagi penyebaran covid-19.

“Semua kapal harus diidentifikasi penumpangnya dan dilakukan pemeriksaan secara ketat khususnya terhadap kapal kedatangan karena demi mencegah masuknya virus corona,”ucap Serda M. Amri.

Ia juga mengatakan Pelabuhan Tanjung Harapan merupakan sarana yang sangat strategis dalam upaya membangun sinergi dalam mencegah dan mengawasi penumpang yang datang dari luar daerah Kabupaten Meranti.

“Saat ini di Pelabuhan Tanjung Harapan, sudah dibentuk Tim Posko Cegah Virus corona atau covid-19, dalam pencegahan dan penanggulangan virus corona tersebut,” lanjutnya.

Diharapkan upaya-upaya ini dapat membantu untuk mengantisipasi penyebaran virus corona ke masyarakat Meranti, sebagaimana telah diinstruksikan sebelumnya, setiap pintu masuk harus diperketat.

“Dengan koordinasi yang baik antara semua stakeholder transportasi laut, tentunya akan mencegah masuknya virus tersebut ke Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya melalui jalur pelabuhan Tanjung Harapan,” tutupnya.***(Ags)

Dua Bulan Lebih Tak Hidup, Ratusan Pelanggan PDAM Krisis Air Bersih

Dua Bulan Lebih Tak Hidup, Ratusan Pelanggan PDAM Krisis Air Bersih

Pelalawan(SegmenNews.com) – Ratusan masyarakat Kelurahan Bunut, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan yang merupakan Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum mulai mengalami krisis air bersih. Pasalnya, pasokan air bersih dari PDAM Pelalawan, mulai terhenti sejak dua Bulan terakhir sehingga telah sangat menyulitkan warga yang membutuhkan air bersih sebagai sumber kebutuhan vital.

Tentunya dengan buruknya pelayanan PDAM di bawah naungan Unit pelaksana teknis Badan Pengelola Air Bersih (UPT-BPAB) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pelalawan ini, sangat dikeluhkan para pelanggan, karena pasokan air bersih tidak dapat lagi dinikmati masyarakat.

“Sudah dua bulan lebih kurang ini pasokan air dari PDAM Pelalawan, terhenti atau mati total. Tentunya atas kondisi ini, telah sangat menyulitkan kami yang membutuhkan air bersih sebagai sumber kebutuhan vital. Apalagi saat bulan Ramadhan tadi, mau mandi dan mau buang air juga jadi sangat repot, bahkan terpaksa mencari sungai terdekat karena tidak ada pasokan air akibat terhentinya operasional UPT-BPAB,” ujar salah seorang pelanggan PDAM Kelurahan Bunut, Henni, Jumat, 5 Juni 2020.

Ironisnya lagi, tambahnya, saat seperti bulan Ramadhan lalu, Henni, bersama pelanggan lainnya, ada yang membeli air yang menngunakan jasa tangki air, namun karena harganya mencapai Rp. 50.000,-/ tangki, hanya sebagian dan hanya beberapa kali mampu membeli.

“Sempat saat puasa membeli air pakai tangki untuk keperluan mandi dan lainnya, namun kami tidak sanggup membeli terus. Boleh dikatakan lebih banyak kesungai juga dari pada mamakai jasa tangki itu, karena harganya sampai Rp 50.000,-/tangki. Jadi ngak semua orang yang sanggup membelinya,” terangnya.

Keluhan yang sama juga disampaikan pelanggan lainnya, Andri (30). Dimana sejak beberapa bulan terakhir, pasokan air bersih di Kelurahan Bunut telah terhenti total, sehingga masyarakat mengalami krisis air bersih.

Tentunya, selaku pelanggan, dirinya sangat kecewa dan sangat dirugikan dengan buruknya pelayanan PDAM UPT-BPAB Dinas PUPR Pelalawan. Padahal dirinya tidak pernah menunggak melakukan pembayaran tagihan, namun malah diberikan pelayanan yang tidak baik dari perusahaan plat merah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan tersebut.

“Seharusnya, jika para pelanggan tidak melakukan penunggakan pembayaran tagihan, maka PDAM UPT-BPAB Dinas PUPR Pelalawan harus memberikan pelayanan yang baik. Pasalnya, walaupun selama kurang lebih dua Bulan ini kami terus membayar, namun pasokan air dari PDAM ini, tak kunjung hidup dan masih terhenti hingga saat ini. Harapan kami hal seperti ini bisa diusut oleh pihak PUPR Pelalawan, minimal hak kami bisa kembali menikmati pasokan air bisa terpenuhi,” bebernya, berharap, kepada SegmenNews.com.

Sementara itu, Kepala UPT-BPAB Bunut, Ilham, saat dikonfirmasi membenarkan perihal berhentinya operasional PDAM tersebut, penyebab berhentinya lantaran adanya kerusakan di bagian pompa mesin PDAM. Dan pihaknya sudah mengajukan ke Dinas PUPR Pelalawan, namun hingga saat ini, belum ada tanda-tanda akan di perbaiki.

Baca Juga: Tanggapan PUPR Soal PDAM tak Hidup

“Iya, ada karusakan dibagian pompa mesin. Kita sudah berusaha mengajukan untuk perbaikan,” pungkasnya, kepada SegmenNews.com.(Riz)

Bupati Inhil Resmikan 3 Dermaga dan 2 BLKK

Bupati Inhil Resmikan 3 Dermaga dan 2 BLKK

Inhil(SegmenNews.com)-Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan meresmikan 3 (tiga) dermaga di Kecamatan Reteh dan 2 (dua) Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) di Kecamatan Pelangiran. Peresmian dilaksanakan melalui video conference, Kamis (4/6/2020) pagi.

Menurut Bupati, pembangunan infrastruktur berupa dermaga dimaksudkan agar setiap kecamatan di Kabupaten Inhil dapat berdiri sejajar dengan kecamatan lain di Provinsi Riau.

“Disamping itu, pendirian BLKK sebagai sarana pendidikan bertujuan untuk menyerap tenaga kerja yang andal dan ulet sehingga dapat mengurangi angka pengangguran demi mewujudkan visi dan misi Kabupaten Inhil,” tutur Bupati usai peresmian di Kantor Diskominfops Kabupaten Inhil.

Lebih lanjut, diungkapkan Bupati, tenaga kerja yang berasal dari Kabupaten Inhil tidak boleh tertinggal dengan tenaga kerja yang berasal dari daerah lain. Bupati tidak menginginkan para tenaga kerja asal Kabupaten Inhil kalah bersaing dalam duni kerja karena kurangnya keahlian.

“Di era saat ini, tenaga kerja harus mampu bersaing. Salah satu caranya adalah dengan mengasah keahlian atau skill. Jangan sampai kita tertinggal atau kalah dalam dunia kerja akibat kurangnya keahlian atau skill itu tadi,” jelas Bupati.

Ihwal dermaga yang baru saja dibangun dan diresmikan, Bupati mengungkapkan harapannya agar fasilitas-fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik, tidak hanya oleh pemerintah setempat namun juga oleh masyarakat.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Inhil, HM Thaher menyampaikan laporan tentang pelaksanaan pembangunan sejumlah fasilitas yang baru saja diresmikan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Thaher merinci jumlah penggunaan anggaran pembiayaan pembangunan sejumlah fasilitas tersebut yang bersumber dari alokasi dana APBD Kabupaten Inhil tahun anggaran 2019 dengan rincian Dermaga Penyeberangan Roda Dua di Pulau Kijang senilai Rp 1.239.200.000, Dermaga Desa Sanglar, Kecamatan Reteh senilai Rp. 940.310.000 dan Dermaga Dusun Mekar Jaya, Desa Seberang Pulau Kijang, Kecamatan Reteh senilai Rp. 160.000.000.

Sementara, untuk pembangunan 2 (dua) unit BLKK menelan biaya total Rp 1,5 miliar dengan rincian pembangunan BLKK Kejuruan Teknologi Informasi Komunikasi Pondok Pesantren Nurul Watan Rp 1 miliar, terdiri atas bangunan workshop senilai Rp500 juta peralatan komputer senilai Rp 300 juta serta kerajinan pengelolaan senilai Rp 200 juta. Untuk pembangunan BLKK Kejuruan Menjahit Pondok Pesantrean Sabilal Muttaqin membutuhkan biaya sebanyak Rp 500 juta yang diperuntukan bagi gedung workshop senilai Rp 300 juta dan keperluan menjahit senilai Rp 200 juta.

Pada peresmian yang dilaksanakan secara virtual itu, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil.***(ADV/
Diskominfopers Inhil)

Bupati Sukiman bersama Istri Serahkan BLT Desa Langkitin

Bupati Sukiman bersama Istri Serahkan BLT Desa Langkitin

Rohul(SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Rokan Hulu, H. Sukiman bersama istri Hj. Peni Herawati menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa 2020, kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Langkitin, Kecamatan Rambah Samo, Kamis (4/6/2020).

Penerima BLT sebanyak 166 KPM tersbut telah memenuhi kriteria yang telah ditentukan desa dari acuan musyawarah desa dengan pertimbangan dampak copid-19, kriterianya, yakni tidak memiliki penghasilan (tidak bekerja), dan pedagang kecil yang ikut terdampak terhadap pendapatan.

Bupati Sukiman berpesan kepada penerima BLT bisa memanfaatkan bantuan tersebut sesuai dengan kebutuhan.

Diingatkan bupati, r Ngan komdisi saat ini dan penerapan New Normal, masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker dan tetap menjaga jarak.

Sementara itu, Kades Langkitin, Refli Nasution mengatakan penyerahan  BLT DD ini baru tahap pertama dan kedepan desa akan mengusahakan cepat serta tepat waktu dalam penyaluran kedua bahkan ini sudah dalam proses agar tidak memakan waktu lebih banyak.

“Harapan saya kepada pemerintah kami mengharapkan bantuan pemerintah dalam pembangunan terkhusus rokan hulu untuk prosfek dalam pembukaan  jalan atau pengerasan jalan melalui desa langkitin tembus desa sungai salak dan juga desa marga mulya karna ini adalah jalan produksi masyarakat untuk menambah pendapatan masyarakat dibidang pertanian,” kata Refli.***(fit)

Terapkan Standar ” New Normal “Pemkab Inhu, Polri dan TNI gelar Apel Bersama

Terapkan Standar ” New Normal “Pemkab Inhu, Polri dan TNI gelar Apel Bersama

Inhu(SegmenNews.com)-Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau bersiap terapkan prosedur standar tatanan baru (New Normal) dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Sebagai dukungan terhadap program itu, Pemkab Inhu bersama Polres dan Kodim 0302 menggelar apel bersama di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rengat, Kamis (4/6/2020) pagi.

Wakil Bupati H Khairizal, Kapolres AKBP Efrizal dan Dandim 0302 Letkol ARM Hendra Roza bertindak selaku pimpinan dalam apel yang diikuti personil dari kepolisian, TNI, KPBD, Satpol PP.

Hadir juga menempati tribun utama, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Sekda Hendrizal, beberapa kepala OPD dan para camat.

Terapkan Standar ” New Normal “Pemkab Inhu, Polri dan TNI gelar Apel Bersama

Dalam amanatnya, Wakil Bupati H Khairizal mengatakan bahwa apel ini bertujuan untuk mendisiplinkan dan menghimbau masyarakat agar dapat hidup produktif di tengah adanya sebaran pandemi covid 19.

“Kita tau beberapa daerah lain sudah menerapkan ini. Dan Inhu juga akan memasuki era tersebut. Karena itu pada hari ini kita mulai mensosialisasikannya,” terang Wabup.

Menurutnya, pencegahan dan penerapan protokol kesehatan ini tidak akan tercapai jika hanya dilakukan satu intitusi saja, namun harus dengan gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat.

“Kita juga berharap kegiatan ini turut dilaksanakan di wilayah kecamatan hingga ke tingkat desa sehingga ini menjadi gerakan bersama dan masyarakat kita tetap produktif dan aman dari covid 19,” tutupnya.

Terapkan Standar ” New Normal “Pemkab Inhu, Polri dan TNI gelar Apel Bersama

Sementara itu, dijelaskan Kapolres Inhu AKBP Efrizal bahwa pelaksanaan program ini akan dilakukan secara bertahap dan akan terus dievaluasi apakah penerapan program ini dapat menekan penyebaran covid 19.

“Untuk tahap awal akan dimulai dengan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat tentang menjaga jarak aman, menggunakan masker dan mencuci tangan. Dan saya minta agar ini dilakukan secara sopan dan humanis,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Dandim 0302 Letkol ARM Hendra Roza. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud sinergi bersama dalam memerangi covid 19 khususnya di Inhu.

Dandim pun berharap capaian baik tentang kondisi di Inhu dapat kembali ditindaklanjuti dengan new normal dan berharap ini dapat berjalan lancar.

Usai apel, Wabup bersama Kapolres, Dandim dan pejabat lainnya melepas penyemprotan disinfektan yang dilanjutkan dengan sosialisasi kepada pedagang di Pasar Rakyat Rengat dan beberapa institusi diantaranya Kantor Pelayanan Pajak Pratama dan Bank BNI.

Sementara itu, Juru bicara (Jubir) Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Inhu, kembali menyampaikan hasil pemantauan penyebaran dan pencegahan virus corona.

Berdasarkan update data terakhir yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kab. Indragiri Hulu tanggal 03 Juni 2020, terdapat ODP kumulatif dari tanggal 22 Maret s/d 03 Juni 2020 sebanyak 432 orang, yang mana ODP dalam pemantauan 3 orang (0,70%), dan ODP selesai pemantauan 429 orang (99,30%).” terang Jawalter S. MPd jubir Gugus Tugas Covid-19 Inhu melalui Zoom meeting, Kamis (4/6/2020).

Terapkan Standar ” New Normal “Pemkab Inhu, Polri dan TNI gelar Apel Bersama

Untuk ODP yang di periksa rapid sebanyak 466 orang dengan Hasil rapid Negatif 464 orang, dan Positif (Reaktif) 2 orang, sedangkan untuk OTG sebanyak 169 orang, dimana OTG Dalam Proses Pemantauan 1 orang, dan OTG Selesai Pemantauan 168 orang

Sedangkan untuk Kumulatif Pelaku Perjalanan (PP) dari tanggal 28 Maret s/d 03 Juni 2020 sebanyak 5.196 orang, dengan rincian PP dalam pemantauan 404 orang, dan PP selesai pemantauan 4.792 orang.

Sedangkan untuk Total PDP 17 orang, dimana PDP masih di rawat 0, dan PDP sehat dan pulang 17 orang.

Untuk kasus Positif Covid-19 (Konfirmasai) di Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 3 orang, dimana Masih dirawat 0 orang, Sehat dan diperbolehkan Pulang 3 orang,”pungkasnya.**(Adv/HR)

Tinggalkan Kompor Sedang Nyala, 3 Unit Ruko Terbakar di Pelalawan

Tinggalkan Kompor Sedang Nyala, 3 Unit Ruko Terbakar di Pelalawan

Pelalawan(SegmenNews.com) – Malang tak berbau, beginilah nasib yang menimpa korban kebakaran yang menimpa pemilik 3 unit rumah toko (ruko). Akibat kelalaian seorang ibu rumah tangga meninggalkan kompor yang sedang menyala saat memasak, alhasil, musibah kebakaran terjadi seketika.

Kebakaran yang terjadi di Jalan Lintas Timur, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan pada Kamis, 4 Juni 2020 sekira Pukul 12.30 WIB, itu sedikitnya menghanguskan 3 unit ruko permanen berbagai macam usaha, diantaranya ruko usaha bangunan milik, Zulhendri, ruko usaha elektronik milik Edi Gunawan, dan terakhir ruko usaha Fotocopy milik Anto.

Menurut salah seorang saksi, Zulhendri (40), pada pukul 12.30 WIB, ia dipanggil oleh anaknya bahwa ruko bangunan terbakar, kemudian saksi mengecek dan melihat bahwa ruko miliknya dan 2 ruko lainnya juga mengeluarkan asa tebal.

Seketika itu, katanya, api membesar dengan cepat sehingga ketiga ruko permanen tersebjut tidak berhasil diselamatkan dari kobaran api.

Api berhasil dijinakan setelah 3 unit mebil Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemda Pelalawan dibantu 1 unit mobil Damkar perusahaan sekitar.

Dilapangan pemadaman juga dibantu unit Polsek Pangkalan Kerinci yang dipimpin langsung oleh Panit II, Reskrim, IPTU Rudi Alfonso bersama personil Polsek, TNI, Satpol PP dan Damkar Pelalawan dan juga warga setempat yang ikut membantu.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolsek Pangkalan Kerinci, AKP Novaldi, kepada SegmenNews.com, usai kejadian tersebut.

“Saat ini kerugian materil belum dapat ditaksir. Korban jiwa nihil,” ungkap Kapolsek.

Untuk penyebab kebakaran, katanya, dari olah tempat kejadian perkara (Tkp) dan keterangan saksi, ada unsur kalalaian dari istri salah satu pemilik ruko itu.

“Penyebab kebakaran berasal dari toko Edi Gunawan (pemilik ruko elektronik), akibat kelalaian istri saudara Edi Gunawan, pada saat memasak ia meninggalkan kompor yang masih hidup sehingga terjadi kebakaran,” terang Kapolsek.

Saat ini api telah padam dan upaya penyiraman masih dilakukan guna mencegah api hidup kembali. “Situasi terdapat dalam keadaan aman terkendali,” pungkasnya.***(Riz)

Ungkap Berbagai Kasus, Kapolres Pelalawan Beri Penghargaan 18 Personil

Ungkap Berbagai Kasus, Kapolres Pelalawan Beri Penghargaan 18 Personil

Pelalawan(SegmenNews.com)- Berhasil mengungkap berbagai kasus kriminal di masa pendemi Covid-19, Polres Pelalawan memberikan penghargaan kepada 18 personil di jajaran Polsek hingga personil Polres Pelalawan.

Penyerahan penghargaan yang berlangsung sejak pagi Kamis, 4 Juni 2020 di halaman Mapolres Pelalawan tersebut, dipimpin langsung Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko, S.IK didampingi seluruh pejabat utama (PJU) Polres Pelalawan.

Adapun berbagai kasus kriminal yang diungkap 18 Personil Polres Pelalawan ini, mulai dari kasus tindak pidana (TP) Curat/Curas, Penganiayaan hingga meninggal dunia, dan juga kasus Narkoba.

Dari 18 Personil yang menerima peenghargaan, itu diantaranya, kanit ldik IV Sat Reskrim, IPDA Tommy Vara Berlin bersama 5 Personil Sat Reskrim Polres dengan pengungkapan kasus Pencurian dengan kekerasan (Curas) pada 29 April 2020, di Kelurahan Rawang Empat, Kecamatan Bandar Petalangan dan kasus Penganiayaan hingga meninggal dunia pada 19 Mei 2020, di Desa Kusuma, Kacamatan Pangkalan Kuras.

Seterusnya, Ps Kanit Reskrim Polsek Bunut, AIPTU Gindo Christovel, SH bersama 2 Personil Polsek Bunut dengan pengungkapan kasus Curas pada 29 April 2020, di Kelurahan Rawang Empat, Kecamatan Bandar Petalangan.

Selanjutnya, Panit I Reskrim Polsek Pangkalan Kuras, IPDA Esafati Daeli, SH bersama 3 Personil Polsek dan 1 Personil Bhabinkamtibmas, Desa Kusuma dengan pengungkapan kasus Penganiayaan hingga meninggal dunia pada 19 Mei 2020, di Desa Kusuma, Kacamatan Pangkalan Kuras.

Terakhir, Kanit ldik I Sat Narkoba Polres Pelalawan, IPDA Muharis bersama 3 Personil Sat Narkoba dengan pengungkapan kasus TP Narkotika Jenis Sabu-sabu pada 2 Juni 2020, di Desa Kusuma, Kecamatan Pangkalan Kuras.

Usai memberikan penghargaan, dalam arahannya Kapolres AKBP Indra, berpesan kepada seluruh personil Polres Pelalawan, agar senantiasa berprestasi dalam penegakan hukum dan mengajak agar tetap mengabdi kepada masyarakat dan Negara.

“Kepada personil polres pelalawan untuk terus berprestasi dalam penegakan Hukum. Tetap mengabdikan kepada masyarakat bangsa dan negara. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita bersama,” pesannya, kepada SegmenNews.com dalam keterangan persnya.***(Riz)

error: Konten website ini dilindungi!!